Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA damai di Dusun Palit, Desa Compang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah menjadi tragedi pada Selasa malam (20/1). Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit.
Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan kandungnya sendiri. Ketiganya masing-masing berinisial PS (21), YI (18), dan BM (24).
Kapolsek Macang Pacar, IPDA Petrus B.K., membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, telah terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Terduga pelaku berjumlah tiga orang dan merupakan keponakan kandung korban,” ujar IPDA Petrus dalam keterangannya, Rabu (21/1) pagi.
Peristiwa bermula saat ketiga terduga pelaku pulang ke kampung halaman dari Denpasar, Bali. Mereka kembali setelah menerima kabar adanya pertengkaran antara orang tua mereka dan korban, yang diketahui merupakan adik kandung dari ayah para terduga pelaku.
Sekitar pukul 20.30 Wita, ketiganya tiba di Rumah adat Gendang Palit dan mendapati korban sedang tertidur. Sekitar satu jam kemudian, korban dibangunkan untuk dimintai klarifikasi terkait persoalan keluarga tersebut. Namun, upaya penyelesaian secara kekeluargaan justru berubah menjadi pertikaian fisik.
“Dalam kejadian itu, terduga pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang serta benda tumpul berupa kayu gamal. Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” jelas IPDA Petrus.
Korban maupun para terduga pelaku diketahui tinggal dalam satu kompleks Rumah adat Gendang Palit. Polisi juga telah meminta keterangan awal dari dua saksi mata, masing-masing berinisial YA (62) dan YT (56), yang berada di lokasi saat insiden terjadi. Polisi Bergerak Cepat, Jenazah Diperiksa Tim Medis
Laporan awal diterima Polsek Macang Pacar dari Kepala Desa Compang, Simpelsius Djebero (54), sekitar pukul 23.50 Wita. Aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek tiba di lokasi pada pukul 01.10 Wita, disusul tim medis dari Puskesmas Compang. Pemeriksaan luar terhadap jenazah korban selesai dilakukan sekitar pukul 03.35 Wita.
Selanjutnya, jenazah disemayamkan di rumah duka di Rumah Gendang Palit untuk proses adat dan keagamaan. Pelaku Diamankan, Situasi Dijaga Kondusif
Untuk mencegah konflik lanjutan, ketiga terduga pelaku beserta para saksi diamankan dan dibawa ke Polres Manggarai Barat dengan pengawalan ketat menggunakan mobil dinas Camat Pacar.
“Ketiga terduga telah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap motif serta peran masing-masing,” kata IPDA Petrus.
Hingga Rabu siang, situasi di Dusun Palit masih dalam pengawasan aparat kepolisian. Personel Polsek Macang Pacar bersama Camat Pacar dan pemerintah desa setempat tetap bersiaga guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pengamanan terus kami lakukan di lokasi kejadian. Penanganan kasus ini selanjutnya akan dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Manggarai Barat untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas IPDA Petrus. (H-3)
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved