Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Kompi 4 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Paskal Jani, menganiaya warga asal Terang Kecamatan Boleng pada Minggu (21/7) dini hari. Kejadian bermula ketika korban berinisial K bersama rekannya berboncengan dari arah Gorontalo menuju persimpangan Pantai Pede kota Labuan Bajo.
Korban merasa sepeda motornya terus dibuntuti pelaku dengan menggunakan mobil. "Kami jalan terus tetapi di pinggir. Setelah tikungan Pede itu mereka (pelaku) tabrak kami dari belakang. Kami jatuh (dari motor). Mereka parkir mobil, turun, terus langsung hajar kami," ungkapnya kepada awak media.
Korban menuturkan saat dirinya dalam posisi tergeletak di jalan usai ditabrak, pelaku kemudian menginjak-injak serta menendang badan dan kepalanya. Tidak hanya itu, saat pengendara lain berhenti untuk melerai malah mendapat bogem dari pelaku pemegang sabuk hitam taekwondo itu.
Baca juga : KSOP Labuan Bajo Terapkan Sistem Boarding Kit Kapal Wisata
Usai menghajar korban, pelaku yang diduga mabuk berat itu merampas kunci sepeda motor korban lalu pergi meninggalkan korban dengan luka memar di wajah dan kepala. "Mereka naik mobil. Di dalamnya ada 3 cowok dan 3 cewek. Kami ditabrak mobil itu dari belakang. Setelah menganiaya kami mereka ambil kunci motor dan pergi," tutur korban.
Terpisah, Kanit Propam Polres Manggarai Barat, Ipda I Nyoman Budiarta, membenarkan kejadian tersebut. "Korban mendatangi SPKT Polres Manggarai Barat untuk membuat laporan," kata Budiarta, Senin, (22/7).
Budiarta menjelaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan menindak pelaku karena bukan anggota Polres Manggarai Barat. "Pelaku anggota Brimob. Kami tidak miliki kewenangan. Kami hanya melayani laporan korban di SPKT," jelas Budiarta.
Kanit Propam Kompi 4 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT, Basri, saat dikonfirmasi menolak memberikan keterangan pers. "Konfirmasi ke Pak Danki saja. Saya tidak berani melangkahi komandan. Saat ini Pak Danki masih di Kupang," kata Basri.
Ketika Media Indonesia menghubungi Komandan Kompi (Danki) Ajun Komisaris Imanuel, pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp, Senin (22/7) siang, tidak direspons. (Z-2)
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Angin kencang yang datang bersama hujan deras akibat cuaca ekstrem merenggut rasa aman, merobohkan atap rumah.
Manggarai Barat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, dikenal sebagai wilayah dengan keragaman budaya yang sangat kaya.
FASILITAS pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai Barat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih jauh dari memadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved