Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membantu menyeberangkan siswa sekolah melintasi Sungai Wae Songka agar mereka dapat berangkat ke sekolah dengan aman.
Hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (28/1) menyebabkan debit air Sungai Wae Songka meningkat drastis.
Sungai yang memisahkan Kampung Lesem dan Desa Golo Riwu itu berubah menjadi arus deras dan membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
“Ketika hujan turun di wilayah hulu, debit air sungai bisa naik secara tiba-tiba dan arusnya sangat kuat. Karena itu, kami tidak mengizinkan anak-anak menyeberang sendiri,” ujar Kapolsek Kuwus, Iptu Arsilinus Lentar, Kamis (29/1).
Setiap hari, sebanyak 21 siswa yang terdiri dari 11 siswa SD dan 10 siswa SMP asal Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, harus menyeberangi Sungai Wae Songka yang lebarnya sekitar 15 hingga 20 meter.
Para siswa tersebut bersekolah di SDK Wetik dan SMP Negeri 1 Kuwus Barat yang berada di seberang sungai.
Iptu Arsilinus menjelaskan, kondisi Sungai Wae Songka saat musim hujan kerap menjadi ancaman serius bagi keselamatan anak-anak karena debit air dapat meningkat dalam waktu singkat.
“Keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama kami. Menyeberangi sungai berarus deras sangat berisiko, terlebih bagi anak-anak,” tegasnya.
Sebagai solusi sementara, Polsek Kuwus juga berinisiatif membangun jembatan darurat. Jembatan tersebut direncanakan akan menghubungkan Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, dengan Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat.
“Pembangunan jembatan darurat ini merupakan tindak lanjut dari keluhan orang tua dan guru. Jembatan ini diharapkan dapat membantu aktivitas anak sekolah dan masyarakat selama musim hujan,” jelas Kapolsek.
Menurutnya, pembangunan jembatan darurat akan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat dari kedua desa, menggunakan material lokal seperti bambu, kayu, batu, dan pasir. (Z-1)
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan patroli jalan kaki dan mobile di kawasan Blok M untuk mencegah pencopetan setelah insiden copet viral di media sosial.
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved