Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membantu menyeberangkan siswa sekolah melintasi Sungai Wae Songka agar mereka dapat berangkat ke sekolah dengan aman.
Hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (28/1) menyebabkan debit air Sungai Wae Songka meningkat drastis.
Sungai yang memisahkan Kampung Lesem dan Desa Golo Riwu itu berubah menjadi arus deras dan membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
“Ketika hujan turun di wilayah hulu, debit air sungai bisa naik secara tiba-tiba dan arusnya sangat kuat. Karena itu, kami tidak mengizinkan anak-anak menyeberang sendiri,” ujar Kapolsek Kuwus, Iptu Arsilinus Lentar, Kamis (29/1).
Setiap hari, sebanyak 21 siswa yang terdiri dari 11 siswa SD dan 10 siswa SMP asal Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, harus menyeberangi Sungai Wae Songka yang lebarnya sekitar 15 hingga 20 meter.
Para siswa tersebut bersekolah di SDK Wetik dan SMP Negeri 1 Kuwus Barat yang berada di seberang sungai.
Iptu Arsilinus menjelaskan, kondisi Sungai Wae Songka saat musim hujan kerap menjadi ancaman serius bagi keselamatan anak-anak karena debit air dapat meningkat dalam waktu singkat.
“Keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama kami. Menyeberangi sungai berarus deras sangat berisiko, terlebih bagi anak-anak,” tegasnya.
Sebagai solusi sementara, Polsek Kuwus juga berinisiatif membangun jembatan darurat. Jembatan tersebut direncanakan akan menghubungkan Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, dengan Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat.
“Pembangunan jembatan darurat ini merupakan tindak lanjut dari keluhan orang tua dan guru. Jembatan ini diharapkan dapat membantu aktivitas anak sekolah dan masyarakat selama musim hujan,” jelas Kapolsek.
Menurutnya, pembangunan jembatan darurat akan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat dari kedua desa, menggunakan material lokal seperti bambu, kayu, batu, dan pasir. (Z-1)
Mantan Kapolda Kalimantan Timur ini merujuk pada Pasal 34 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) yang mengatur tentang alasan pembenar.
Ia menegaskan pembelaan tidak hanya melindungi keanggotaan tubuh ataupun nyawa, melainkan barang milik pribadi masuk pada kategori pembelaan terpaksa tersebut.
KEPALA Dinas Penerangan TNI AD menyatakan bahwa kasus viral penjual es kue yang diduga menggunakan bahan spons atau gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan kesalahpahaman.
PEMERINTAH menanggapi sorotan publik terkait kasus pedagang yang dituding oleh oknum personel Polri dan TNI menggunakan bahan makanan dari spons atau busa.
Kompolnas bukanlah lembaga yang bertugas mengawasi kinerja Polri, melainkan lembaga pembantu Presiden dalam menentukan kebijakan.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Data hasil TKA menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam memetakan capaian pendidikan antarwilayah.
Kemendikdasmen berkomitmen menyempurnakan TKA melalui evaluasi berkelanjutan dan dialog dengan pemangku kepentingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved