Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

SMA Labschool Jakarta Kembali Wakili Indonesia di Simulasi Sidang PBB Harvard Amerika

Syarief Oebaidillah
05/2/2026 08:32
SMA Labschool Jakarta Kembali Wakili Indonesia di Simulasi Sidang PBB Harvard Amerika
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DELEGASI siswa dari SMA Labschool Jakarta kembali berpartisipasi dalam simulasi sidang PBB Harvard Model United Nations (HMUN). HMUN tahun ini digelar pada 29 Januari – 1 Februari 2026 di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. HMUN adalah konferensi dan kompetisi tahunan yang dihelat Universitas Harvard. 

Melalui keterangan resmi,SMA Labschool Jakarta mengirimkan 20 siswa kelas XI dengan pendamping Rinawati, Aditya Nugraha, dan Doni Zain. Sebagai salah satu konferensi HMUN terbesar dan tertua di dunia, HMUN 2026 mempertemukan lebih dari 3.500 delegasi siswa tingkat SMP dan SMA berasal dari 60 negara. 

Pihak sekolah dan para siswa berharap program ini dapat membawa harapan besar untuk membuktikan kapasitas siswa dalam forum diplomasi global bergengsi. Dalam HMUN, siswa dituntut tidak hanya memahami isu global, tetapi juga mampu berargumentasi, _public speaking_, bernegosiasi, dan membangun konsensus dalam simulasi sidang PBB.

Badru Zaman, Kepala SMA Labschool Jakarta mengatakan, partisipasi rutin SMA Labschool Jakarta dalam HMUN untuk memberi pengalaman ajang kompetisi global kepada siswa. Selain dapat menambah ilmu pengetahuan, pertemanan, interaksi budaya lintas negara, para siswa juga diuji kompetensi, _skill_ dalam bersidang, berdebat, dan lainnya. 

“Para siswa alhamdulillah banyak prestasi di dalam negeri, maka harapannya mereka tak hanya jago kandang, mereka juga harus mampu tampil kompetitif di ajang internasional seperti yang diselenggarakan kampus Harvard ini,” jelas Badru.

Salah satu delegasi dari SMA Labschool Jakarta, Fadya Isshafira Kamila Akbar tergabung dalam Ad Hoc Committee of the Secretary-General. Melalui HMUN, dia berharap dapat memperluas jejaring pertemanan dengan delegasi negara lain.

Harapan serupa juga disampaikan Ezhar Zakaria Sutoyo. Ia tergabung dalam komite International Civil Aviation Organization (ICAO), menargetkan capaian akademik dan diplomatik sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya selama sidang berlangsung. 

Menurutnya perolehan penghargaan menjadi refleksi dari proses panjang persiapan dan kerja keras yang telah dijalani sebelum keberangkatan ke Boston.

“Saya berharap menang honorable mention atau best delegate ataupun most outstanding delegate” harap Ezhar. Meskipun tahun ini penghargaan tersebut akhirnya diraih sekolah dari Amerika dan lainnya.

Di sisi lain, Alia Athaya Rulindova memandang HMUN 2026 tidak semata sebagai ajang kompetisi untuk mengejar gelar atau penghargaan. Ia tergabung dalam komite Islamic Educational, Scientific, and Cultural Organization (ICESCO).


Zona Nyaman

Bagi Alia, proses pembelajaran dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman justru menjadi tujuan utama keikutsertaannya dalam konferensi internasional tersebut. Ia berharap pengalaman berpartisipasi di HMUN dapat menjadi bekal berharga yang membekas dalam perjalanan hidupnya, baik secara akademik maupun personal. 

“Selain membuat saya bangga dengan diri sendiri, saya juga ingin membanggakan kedua orang tua saya yang telah memberikan fasilitas dan dukungan luar biasa, dan juga sekolah yang telah totalitas membimbing kami latihan berbulan-bulan,” katanya.

Sedangkan bagi Muhammad Ghaizan Anhen Arrafi, yang tergabung dalam komite Futuristic General Assembly (FGA), HMUN bukan semata ajang kompetisi antar pelajar dari berbagai negara. 

Ia menilai konferensi ini sebagai ruang belajar lintas budaya yang memberikan pengalaman berharga dalam membangun kerja sama dan jejaring internasional. Ghaizan berharap, melalui HMUN 2026, ia dapat membawa pulang pengalaman bermakna dari proses bertukar ide dan bekerja sama dengan delegasi dari berbagai latar belakang budaya.

Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC. Rombongan dijadwalkan balik ke Indonesia pada Kamis malam, 5 Februari waktu DC, USA. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik