Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Bus Terjun ke Jurang di Trans Flores Mbeliling, Diduga Sopir Mengantuk

Marianus Marselus
17/2/2026 22:44
Bus Terjun ke Jurang di Trans Flores Mbeliling, Diduga Sopir Mengantuk
Kecelakaan bus di di ruas Jalan Trans Flores, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).(Dok. MI)

SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (17/2) siang.

Satu unit bus Mitsubishi berwarna Pine Green Meta dengan nomor polisi EB 7247 GA terjun ke dalam jurang setelah sopir diduga kehilangan kendali akibat mengantuk.

Peristiwa kecelakaan bus yang terjadi sekitar pukul 13.15 Wita itu bermula saat bus yang dikemudikan Mariano Ronaldino (21) melaju dari arah Labuan Bajo menuju Werang Kecamatan Sanonggoang. 

Kendaraan tersebut mengangkut empat orang penumpang. Saat melintasi medan jalan yang mendaki dan menikung di wilayah Mbeliling, insiden tak terhindarkan.

Kanit Gakkum Lantas Polres Manggarai Barat, IPDA Bayu Wicahya Soekarno, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, faktor kelelahan menjadi penyebab utama kecelakaan.

“Pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk. Saat kendaraan mulai hilang kendali, sopir spontan membanting setir ke arah kiri hingga kendaraan keluar dari badan jalan dan masuk ke jurang,” ujar IPDA Bayu dalam keterangan resminya, Selasa sore.

Meski bus mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian material mencapai Rp10 juta, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dari empat penumpang, tiga orang mengalami luka lecet ringan. Sementara sopir dan kondektur dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Salah seorang saksi mata, Robertus Juang (29), mengisahkan detik-detik bus tersebut terjatuh ke jurang.

“Tiba-tiba mobil itu miring ke kiri dan langsung jatuh. Kami yang ada di sekitar lokasi langsung berusaha menolong penumpang. Syukurlah tidak ada yang luka parah,” ungkapnya.

Kondisi jalan di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan baik dengan permukaan aspal mulus dan cuaca cerah. Namun, jalur tanjakan yang relatif sepi diduga membuat konsentrasi pengemudi menurun hingga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara.

Pasca kejadian, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Manggarai Barat segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi serta mengamankan kendaraan sebagai barang bukti.

“Kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan. Para penumpang yang mengalami luka ringan sudah kembali ke kampung halaman mereka di Werang,” tambah IPDA Bayu.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya sopir angkutan umum yang melintasi jalur Trans Flores dengan karakteristik medan menantang, agar selalu mengutamakan keselamatan.

“Jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, sebaiknya menepi dan beristirahat sejenak. Jangan memaksakan diri karena bisa membahayakan diri sendiri maupun penumpang,” tegasnya. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik