Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEUSAI ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), Bupati Pati Sudewo diberangkatkan ke Jakarta dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Selasa (20/1) pagi pukul 07.40 WIB. Keberangkatannya dikawal petugas KPK dan tidak mengganggu operasional bandara maupun aktivitas penumpang.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (20/1) sejak pagi Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang cukup sibuk. Bahkan sejumlah petugas kepolisian terlihat melakukan penjagaan di seputar bandara.
Menurut sejumlah saksi mata, tanpa menimbulkan perhatian penumpang di bandara, Bupati Pati Sudewo bersama pengawalan sejumlah petugas masuk ke terminal bandara untuk diterbangkan ke Jakarta.
"Tadi cukup banyak polisi sekitar pukul 05.00 WIB, tetapi sekarang sudah sepi dan normal kembali," ujar seorang petugas di bandara.
Sementara itu informasi lainnya menyebutkan, seusai menjalani pemeriksaan okeh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Polres Kudus pukul 23.40 WIB, kemudian Sudewo menggunakan mobil warna hitam dan dikawal petugas dengan 3 mobil lainnya dibawa ke Semarang menempuh perjalanan sekitar 2 jam.
Petugas aviation security menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP). Bahkan pihak bandara memastikan situasi terminal di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang tetap kondusif hingga pesawat lepas landas menuju Jakarta.
"Seluruh aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang hari ini berjalan normal," kata Branch Communication & CSR Department Head Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Arif Haryanto.
Menurut Arif Haryanto seluruh operasional penerbangan baik keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Ahmad Yani sejak pagi hari hingga saat ini berjalan dengan lancar dan kondusif., demikian juga seluruh pelayanan di bandara berlangsung dengan baik dan normal. Proses keberangkatan terkait OTT KPK berlangsung sesuai prosedur, tanpa mengganggu operasional bandara maupun aktivitas penumpang lainnya. (AS/E-4)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo (SDW) sebagai tersangka kasus pemerasan dalam pengisian jabatan calon perangkat desa (caperdes).
KOMISi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi penangkapan Bupati Pati Sudewo (SDW). Bupati Pati Sudewo itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo (SDW) sebagai tersangka pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.
BUPATI Pati Sudewo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar, beberapa waktu lalu.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo, Senin, (19/1). Bupati Pati Sudewo terkena OTT KPK terkait dugaan jual beli jabatan.
Kasus ini bermula ketika KPK melakukan OTT ketiga di tahun 2026 di Kabupaten Pati pada 19 Januari lalu yang menangkap Sudewo.
Aparatur desa yang mendapatkan jabatan melalui skema pemerasan cenderung akan terjebak dalam pola pikir balik modal.
Praktik lancung Bupati Pati Sudewo bermula saat Pemerintah Kabupaten Pati mengumumkan rencana perekrutan perangkat desa untuk Maret 2026.
SETELAH OTT KPK, Bupati Pati Sudewo kini ditetapkan sebagai tersangk kasus dugaan pemerasan. KPK turut menyita uang senilai Rp2,6 miliar.
BUPATI Pati Sudewo terkenal operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto berkalil-kali mengingatkan
KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pati Sudewo diduga berkaitan dengan praktik suap dalam proses pengisian jabatan perangkat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved