Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Banjir Rendam Jalur Rel Pekalongan, Kereta Api Memutar ke Jalur Selatan

Supardji Rasban
17/1/2026 08:01
Banjir Rendam Jalur Rel Pekalongan, Kereta Api Memutar ke Jalur Selatan
Jalur kereta terendam banjir.(MI/Supardji Rasban)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan pola operasi memutar akibat banjir yang masih menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sejak Sabtu (17/1) dini hari. Banjir Pekalongan menyebabkan jalur kereta di kawasan Pantura tidak dapat dilalui secara normal.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa sejumlah perjalanan kereta api yang melintas Pantura Jawa Tengah dialihkan melalui jalur selatan.

“Kereta api dari arah barat diberlakukan pola operasi memutar melalui rute Tegal-Prupuk-Kroya-Solobalapan-Gundih-Gambringan hingga Semarang Tawang,” ujar Luqman di Semarang, Sabtu.

Beberapa kereta api yang mengalami pengalihan rute di antaranya KA Argo Anjasmoro, KA Harina, dan KA Kamandaka. Selain pengalihan jalur, PT KAI juga terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kereta api dari Stasiun Semarang akibat kondisi tersebut.

Adapun kereta api yang dibatalkan keberangkatannya antara lain KA Kaligung dan KA Merbabu.

Untuk tetap menjaga kelancaran operasional di wilayah terdampak banjir, PT KAI menyiapkan lokomotif jenis BB 304 yang memiliki kemampuan melintas di genangan air. Lokomotif tersebut digunakan untuk menarik rangkaian kereta dari arah timur menuju barat saat melewati jalur yang masih tergenang.

Sebelumnya, banjir merendam jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Sragi dengan ketinggian air mencapai sekitar 10 sentimeter di atas kepala rel, sehingga jalur tersebut dinyatakan tidak aman untuk dilalui secara normal. (E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya