Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENINGKATNYA kebutuhan distribusi industri konsumsi nasional, membuat KAI Logistik (Kalog) mengambil langkah strategis dengan meningkatkan kapasitas angkut kontainer pada layanan Kalog Plus, khususnya rangkaian keretsa api (KA) Kalog 3. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga ketahanan pasokan serta mendorong efisiensi distribusi barang, terutama untuk sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG).
Direktur Komersial KAI Logistik Fahdel Akbar kemarin menyatakan, perusahaan melihat tren permintaan angkutan kontainer yang terus bertumbuh, khususnya dari pelaku industri FMCG dan manufaktur. Oleh karena itu, sejak 20 Februari 2026 lalu perusahaan meningkatkan frekuensi perjalanan pada rangkaian KA Kalog 3 dari dua kali per minggu menjadi enam kali per minggu. Dengan penambahan ini, kapasitas angkut meningkat sekitar 67 persen, dari 1.800 TEUs per bulan menjadi 3.000 TEUs per bulan. Penyesuaian kapasitas ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran moda kereta api pada segmen middle mile rantai pasok nasional.
“Peningkatan layanan ini bukan hanya untuk mengakomodasi kenaikan volume, tetapi juga memastikan konsistensi jadwal dan kepastian layanan bagi pelanggan. Kami ingin menghadirkan solusi logistik yang lebih andal, cepat, dan kompetitif bagi industri,” paparnya.
Fadhel menambahkan, dari data internal mencatat sepanjang 2025 perusahaan membukukan pertumbuhan volume angkutan kontainer sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Tren ini juga sejalan dengan data menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Februari 2026, yang menyampaikan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 yang tumbuh 5,11 %, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024. Hal ini mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi, termasuk pada sektor barang konsumsi.
"Peningkatan konsumsi tersebut turut tercermin dari data terbaru Compas.co.id yang dipaparkan oleh Hanindia Narendrata, Co-Founder dan CEO Compas, yang menyebutkan bahwa nilai transaksi FMCG di platform digital melonjak hingga 168,7 persen dalam periode 2022–2025, bergerak dari angka Rp 48 triliun menjadi Rp 129 triliun," tandasnya.
Menurut Fadhel, dinamika pergerakan barang yang semakin tinggi ini menjadi salah satu faktor pendorong optimalisasi layanan distribusi, termasuk melalui penguatan kapasitas pada rangkaian KA Kalog 3. Layanan ini secara khusus melayani rute strategis Jakarta (Sungai Lagoa) – Surabaya (Kalimas), dengan titik transit di Karawang (Klari). Kehadiran titik transit ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan pelanggan di kawasan industri Klari, yang mayoritas bergerak di sektor FMCG.
“Dengan kapasitas angkut kontainer yang kami tingkatkan, kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan FMCG dan industri konsumsi lainnya dalam memfasilitasi pengiriman barang secara lebih optimal, konsisten, dan tepat waktu,” jelasnya.
Selain meningkatkan efisiensi distribusi, lanjut Fadhel, pemanfaatan moda KA juga menjadi solusi transportasi yang lebih aman, andal dan berkelanjutan. Melalui konsep green logistics, angkutan berbasis rel berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta beban lalu lintas di jalur darat, sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung sistem logistik nasional yang lebih ramah lingkungan. (H-2)
KAI Logistik (Kalog) terus memperkuat peran angkutan KA dalam ekosistem logistik nasional melalui optimalisasi layanan angkutan kontainer berbasis KA.
Memasuki masa angkutan Lebaran 1447 H, KAI Logistik (Kalog) kembali bersinergi dengan induk perusahaan, PT KAI, dalam mendukung optimalisasi operasional kereta api (KA).
MEMASUKI periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT KAI Logistik (Kalog) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel Kalog Express.
Berbagai langkah penguatan operasional dilakukan KAI Logistik, guna memastikan proses pengiriman tetap berjalan aman, lancar dan tepat waktu di tengah meningkatnya volume permintaan.
Masyarakat yang akan mengirimkan sepeda motor ke kampung halaman agar memperhatikan sejumlah prosedur khususnya aspek keamanan dalam proses pengirimannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved