Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Di Momen Strategis Keagamaan, Layanan KA Kontainer Jadi Moda Alternatif Bagi Pelaku Usaha

Naviandri
20/2/2026 20:48
Di Momen Strategis Keagamaan, Layanan KA Kontainer Jadi Moda Alternatif Bagi Pelaku Usaha
AI Logistik (Kalog) terus memperkuat dan mengoptimalkan moda kereta api (KA) sebagai moda alternatif andalan.(Dok.KAI Logistik)

SEBAGAI BUMN yang bergerak di bidang jasa layanan pengiriman barang KAI Logistik (Kalog) terus memperkuat dan mengoptimalkan moda kereta api (KA) sebagai moda alternatif andalan bagi pelaku usaha, salah satunya melalui layanan KA Kontainer. 

Pada awal tahun, anak perusahaan KAI ini mencatatkan volume sebesar 222 ribu ton, tumbuh signifikan sebesar 44% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025, sebesar 154 ribu ton.  

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, Jumat (20/2), memaparkan bahwa peningkatan volume ini salah salah satunya didorong oleh arus distribusi mendekati momentum strategis keagamaan yang memengaruhi peningkatan produksi  di berbagai sektor industri. Peningkatan diprediksi masih akan terjadi hingga Maret 2026.

"Kami optimistis bahwa moda KA semakin diminati dan dipercaya oleh pelaku usaha dengan sejumlah keunggulannya. Terlebih, isu keberlanjutan sudah semakin menjadi fokus di industri yang turut mendorong pemilihan moda yang lebih berkelanjutan seperti Kereta dengan emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan emisi moda darat lainnya," terangnya.

Kini lanjut Dwi, pelaku usaha dapat mengetahui jumlah emisi yang dihasilkan melalui pengiriman menggunakan moda KA. Informasi ini tercantum pada setiap invoice pelanggan. Dalam mempersiapkan transisi implementasi kebijakan ODOL yang akan diterapkan pada 2027, layanan KA Kontainer mampu menjadi salah satu alternatif opsi moda. 

Selain kapasitas angkut yang besar, moda KA juga memiliki waktu tempuh yang cepat dan perjalanan yang terjadwal sehingga mampu mendorong efisiensi pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh.

"Layanan KA Kontainer menjadi salah satu layanan unggulan. Layanan ini memungkinkan pengiriman dengan berbagai media seperti Kontainer berukuran 20 dan 40 feet, high cube container, hingga reefer container (Kontainer Berpendingin) untuk komoditas perishable. Dalam memastikan keandalan pengiriman komoditas perishable, perusahaan juga menyediakan fasilitas plug in untuk supply energi listrik sehingga memungkinkan suhu reefer container tetap terjaga selama proses transit di terminal barang," jelasnya.

Lebih lanjut Dwi menyatakan, bahwa sertifikasi halal juga telah menjadi bagian dari layanan KA Kontainer, dimana terminal barang di antaranya Sungai Lagoa Jakarta, Klari Karawang, Ronggowarsito Semarang dan Kalimas Surabaya telah tersertifiaksi halal. Ini juga menjadi nilai tambah bagi layanan KA Kontainer guna memastikan terpenuhinya jaminan kepatuhan syariah bagi pelanggan, khususnya di sektor industri halal seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik serta produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).

“Kami akan terus melakukan penyempurnaan layanan guna meningkatkan daya saing moda KA sebagai moda andalan yang ramah lingkungan dan menjadi ekosistem utama dalam green logistics. Ke depan perseroan juga akan meningkatkan kapasitas layanan khususnya pada layanan KA Kontainer yang saat ini melayani berbagai relasi di Pulau Jawa,” tandasnya.(E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya