Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Jelang Arus Mudik 2026, KAI Daop 4 Pastikan Seluruh Lokomotif Siap Beroperasi

Supardji Rasban
04/3/2026 17:20
Jelang Arus Mudik 2026, KAI Daop 4 Pastikan Seluruh Lokomotif Siap Beroperasi
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Depo Lokomotif Tegal, Yogi Effendi, sedang memberi keterangaan pers, di UPT Depo Lokomotif Tegal.(MI/SUPARDJI RASBAN)

MENJELANG musim arus mudik-balik Lebaran 2026, Depo Lokomotif Tegal yang berada di bawah naungan PTKAI-Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, memastikan seluruh lokomotif dalam kondisi prima dan siap operasi. Fokus utama diarahkan pada lokomotif yang berdinas untuk KA Tegal Bahari relasi Stasiun Tegal–Pasar Senen, Jakarta, yang menjadi salah satu kereta favorit masyarakat Tegal. 

Depo Lokomotif Tegal juga memaksimalkan pelaksanaan daily check atau pemeriksaan harian secara menyeluruh sebelum lokomotif diberangkatkan. Peningkatan pengawasan dan optimalisasi pemeriksaan harian merupakan langkah preventif untuk menjamin keandalan sarana di tengah lonjakan mobilitas masyarakat.

Hal itu disampaikan Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, saat bersama sejumlah jurnalis, meninjau Depo Lokomotif Tegal di Kota Tegal, Rabu (4/3/2026). "Kami memastikan setiap lokomotif yang berdinas selama Angkutan Lebaran 2026, khususnya untuk KA Tegal Bahari, telah melalui proses daily check secara ketat dan sesuai standar operasional. Seluruh aspek teknis kami periksa secara detail guna menjamin keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan pelanggan," ujar Luqman.

Luqman menuturkan ruang lingkup daily check meliputi pemeriksaan sistem pengereman, pengecekan mesin diesel dan sistem pelumasan, serta evaluasi sistem kelistrikan dan panel kontrol. Selain itu, petugas juga memeriksa level bahan bakar, oli, air pendingin, dan pasir lokomotif. Komponen penting seperti roda, bogie, suspensi, kompresor, klakson, lampu utama, hingga perangkat keselamatan dan sistem komunikasi turut diuji fungsinya. 

"Pemeriksaan kebocoran serta pengecekan visual keseluruhan bodi lokomotif juga dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi gangguan teknis saat perjalanan. Selama masa Angkutan Lebaran, tim teknis Depo Lokomotif Tegal disiagakan selama 24 jam guna mengantisipasi dan menangani potensi gangguan secara cepat dan tepat," tutur Luqman. 

Luqman menyebut di wilayah Daop 4 Semarang sendiri terdapat tiga depo lokomotif, yakni Depo Lokomotif Semarang Poncol, Cepu, dan Tegal, serta satu depo kereta di Semarang Poncol. Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan, sebanyak 18 lokomotif dan 155 kereta penumpang di wilayah Daop 4 Semarang juga telah menjalani pemeriksaan kelaikan (rampcheck) oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. 

"Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh sarana dalam kondisi laik operasi untuk melayani Angkutan Lebaran 2026. “Keselamatan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, selain meningkatkan frekuensi pemeriksaan, kami juga menyiapkan lokomotif dan kereta cadangan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Dengan kesiapan ini, kami optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu," jelas Luqman. 

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Depo Lokomotif Tegal, Yogi Effendi, menjelaskan bahwa setiap lokomotif yang akan berdinas wajib melalui tahapan pemeriksaan menyeluruh, termasuk penelitian bahan bakar dan kelengkapan administrasi. "Kami butuh waktu penelitian bahan bakar plus pengecekan, plus butuh administrasinya di sekitar 1 jam," jelas Yogi. 

Yogi menambahkan apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan kendala teknis, pihaknya segera melakukan penanganan sesuai tingkat kerusakan. "Kalau untuk perbaikan ringan, kami di Depo Lokomotif Tegal siap untuk perbaikan ringan. Tapi kalau untuk perbaikan yang lebih besar, kita kirim ke Depo Lokomotif Semarang yang fasilitas perawatannya lebih memadai," tegas Yogi. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya