Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Cuaca Buruk Bikin Tongkang Lepas Kendali dan Kandas, KSOP Turun Tangan

Hendri Kremer
12/1/2026 10:10
Cuaca Buruk Bikin Tongkang Lepas Kendali dan Kandas, KSOP Turun Tangan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

CUACA buruk yang melanda perairan Kepulauan Riau kembali memicu insiden maritim. Sebuah tongkang bermuatan kosong, TK KPS 1203, dilaporkan lepas kendali dan kandas di perairan Pulau Raja, Batam, setelah dihantam cuaca ekstrem.

Insiden bermula saat Tug Boat (TB) SUPER 88 yang menarik TK KPS 1203 bertolak dari Dock KMS Tanjung Balai Karimun menuju Pontianak pada 7 Januari 2026. Namun di tengah perjalanan, kondisi cuaca di laut memburuk sehingga menyulitkan pelayaran.

Pada Sabtu dini hari, 10 Januari 2026, sekitar pukul 01.58 WIB, tongkang tersebut sempat membentur rambu suar di sekitar perairan Pulau Karang Galang. Demi menjaga keselamatan awak kapal, nakhoda TB SUPER 88 mengambil langkah darurat dengan melepas tali penarik (towing).

Akibat keputusan tersebut, tongkang dalam kondisi tanpa awak hanyut tak terkendali hingga akhirnya kandas di pesisir Pulau Raja.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam menerima laporan resmi terkait kejadian ini pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, KSOP segera mengerahkan Kapal Patroli KN.P 330 ke lokasi untuk melakukan pengamanan.

Kepala KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan bahwa fokus utama saat ini adalah mengamankan posisi tongkang serta memastikan tidak terjadi dampak terhadap lingkungan perairan sekitar.

“Tongkang tersebut dalam kondisi tidak berawak. Prioritas kami adalah melakukan pengawasan dan penanganan agar tidak menimbulkan bahaya navigasi maupun pencemaran lingkungan,” katanya, Senin (12/1).

Sementara itu, TB SUPER 88 yang sempat mengalami kendala di sekitar perairan Pulau Karang Galang dilaporkan berhasil lepas dari posisi kandas pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

Hingga kini, pihak KSOP masih melakukan koordinasi dengan pemilik kapal terkait rencana pemindahan tongkang. Masyarakat serta pengguna jasa pelayaran diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu di perairan Batam dan sekitarnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya