Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah di Jawa Tengah, sebagai dampak cuaca ekstrem yang masih berpotensi hingga saat ini.
Pemantauan Media Indonesia hingga Minggu (11/1) cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih berlangsung di sejumlah daerah di Jawa Tengah, sehingga bencana hidrometeorologi yakni tanah longsor, banjir dan angin puting beliung melanda sejumlah daerah seperti Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang dan Pekalongan.
Meskipun sejauh ini belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa bencana yang berlangsung sejak Jumat (9/1) malam, namun akibatnya ribuan warga terdampak dan sejumlah bangunan infrastruktur, rumah warga, sekolahan dan perkantoran mengalami kerusakan dengan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
"Cuaca ekstrem masih berpotensi di Jawa Tengah hingga sekarang, maka diminta agar warga mewaspadai bencana hidrometeorologi," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sembodo.
Menurut Yoga Sembodo dampak cuaca ekstrem tersebut, sejumlah daerah di Jawa Tengah rawan terhadap sejumlah bencaba hidrometeorologi seperti banjir yang merupakan daerah hilir yakni Brebes-Comal, Sayung Demak, Gubug-Godong-Purwodadi, Juwana Pati, Panolan Blora, Tenggak Sragen, Surakarta, Prembun-Kutiarjo, Banyumas, Kroya-Adipala dan Bantarsari- Kawunganten.
Selain itu akibat cuaca ekstrem , ungkap Yoga Sembodo, ada belasan daerah rentan pergerakan tanah di Jawa Tengah yakni Karanganyar, Magelang, Purworejo, Kebumen, Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Temanggung dan Wonosobo.
Sementara itu Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengatakan selain hujan badai serta gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di perairan l, cuaca ekstrem secara merata berpotensi di Jawa Tengah Minggu (11/1), sehingga diminta warga untuk waspada bencana hidrometeorologi.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur daerah di Pantura Jawa Tengah, ungkap Ferry Oktarisa, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan semakin meningkat bahkan cuaca ekstrem berpotensi merata baik itu di Pantura, Solo Raya, Jawa Tengah bagian tengah, barat, timur maupun selatan.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, demikian Ferry Oktarisa, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak dan Ungaran.
Selain itu cuaca ekstrem, lanjut Ferry Oktarisa, juga berlangsung di daerah Temanggung, Kendal, Batang Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Angin berhembus dari barat ke timur berkecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara 60-95 persen," tambahnya.(H-2)
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
BMKG Sumsel rilis peringatan dini cuaca 11 Maret 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang landa Lahat, OKU, hingga Pagar Alam pagi ini.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved