Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERSEDIAAN stok beras di sejumlah daerah di Jawa Tengah dipastikan aman saat menghadapi Natal dan tahun baru (Nataru) mendatang, karena kini masih tersimpan 56 ribu ton beras di gudang Perum Bulog Cabang Semarang yang mencukupi kebutuhan 6-7: bulan kedepan.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (18/12) sejumlah barang kebutuhan tersedia cukup besar di sejumlah pasar tradisional di Jawa Tengah, meskipun harga-harga seperti cabai, bawang merah, telur dan daging ayam potong masih tinggi dan belum ada tanda-tanda turun, bahkan diperkirakan akan bertahan hingga usai Nataru.
Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota/Kabupaten Semarang, Kendal, Pekalongan, Demak dan Salatiga masih berkisar Rp70 ribu-Rp80 ribu per kilogram, telur Rp30 ribu-Rp32 ribu per kilogram, daging ayam potong Rp38 ribu-Rp40 ribu per kilogram dan beras Rp13 ribu-Rp15 ribu per kilogram serta sayuran Rp5 ribu-Rp7 ribu per kilogram.
"Harga sejumlah barang kebutuhan masih tinggi, mungkin akan bertahan hingga usai Nataru mendatang," ujar Nana,50, pedagang bawang di Pasar MAJT Kota Semarang.
Hal serupa juga diungkapkan Naning,65, pedagang cabai di Pasar Bintoro, Demak bahwa meskipun sudah menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp100 ribu per kilogram, namun harga cabai masih tinggi karena cuaca hujan masih mengguyur, sehingga para pedagang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk angkutan.
Demikian juga diungkapkan Warti,45, distributor di Pasar Grosir Sayuran Ngasem, Kabupaten Semarang bahwa berkurangnya panen akibat banyak tanaman sayuran yang rusak menjadikan harga masih bertahan tinggi, sejak mengalami lonjakan pada akhir November lalu harga sayuran tidak kunjung turun.
Sementara itu Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Semarang Rendy Ardiansyah memastikan ketersediaan stok pangan beras di sejumlah daerah di wilayah ini masih aman dan mencukupi untuk kebutuhan hingga beberapa bulan mendatang, karena stok beras di gudang Bulog wilayah ini masih mencapai 56 ribu ton.
"Kebutuhan beras untuk konsumsi sekitar 8 ribu ton per bulan, maka dengan masih tersedianya beras di gudang sebanyak itu Ajan mencukupi hingga 6-7 bulan kedepan," ujar Rendy Ardiansyah Kamis (18/12).
Bahkan stok beras di gudang Bulog, ungkap Rendy Ardiansyah, juga diperkirakan akan bertambah bersamaan memasuki musim panen raya mendatang diperkirakan terjadi pada bulan Februari. "Kita akan lakukan pembelian saat terjadi panen raya tersebut, sehingga stok di gudang Ajan bertambah," imbuhnya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan bersyukur karena ketersediaan bahan pokok di daerah ini juga masih aman menjelang Nataru, karena hingga kini masih terus melakukan pemberian bantuan pangan berupa beras dan minyak ke warga, sebagai upaya menjaga kestabilan harga.
"Bantuan pangan auan terus dikucurkan, selain menjaga kestabilan harga juga membantu warga yang kesulitan daya beli," tutur Dyah Kartika Permanasari. (H-2)
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved