Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, kembali naik menjadi Rp90 ribu per kilogram sejak tiga hari terakhir .
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, kembali naik sebesar Rp10 ribu per kilogram dari Rp80 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram.
Aani 46, pedagang cabai di pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan, harga cabai mengalami kenaikan sebesar Rp10 ribu jika sebelumnya Rp80 ribu per kilogram.
"Sudah tiga hari harga komoditas cabai naik lagi meskipun stok cabai normal" katanya.
Stok cabai, lanjut dia, normal tapi harga masih tinggi sehingga penjual sepi pembeli
Selain itu, harga ayam potong dan telur ayam disejumlah pasar di Kota Bengkulu, naik menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Harga ayam dan telur mengalami peningkatan yang naik cukup signifikan menjelang Nataru.
Joni, 51, pedagang ayam potong di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, di Bengkulu, mengatakan, harga Ayam terus mengalami kenaikan dari Rp34 ribu menjadi Rp40 ribu selama sepekan terakhir.
"Jika harga ayam naik, maka daya beli berkurang sehingga pedagang mengalami kerugian akibat sepi pembeli," imbuhnya.
Kenaikan harga, lanjut dia, akibat pasokan ayam yang berkurang dan adanya program makan bergizi gratis (MBG).
Sementara itu, harga telur ayam juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari sebelumnya Rp50 ribu per karpet yang berisi 30 butir mencapai Rp65 ribu.
Tono, 42, pedagang telur di Pasar Minggu, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, mengatakan, kenaikan harga ini disebabkan menurunnya pasokan dari peternak.
"Kenaikan akibat pasokan yang berkurang juga permintaan telur meningkat karena adanya program MBG yang membutuhkan bahan pangan dalam jumlah besar," imbuhnya.
Sebagian pembeli, kata dia, mengaku keberatan dengan kenaikan harga tersebut namun tetap membeli tapi dalam jumlah sedikit karena kebutuhan.
Pedagang maupun pembeli berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar pasokan normal kembali dan harga bisa stabil. (H-2)
Fenomena ini dipicu oleh tingginya konsumsi masyarakat yang tidak dibarengi dengan kesiapan stok barang di pasar.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan.
HARGA cabai merah keriting di Bengkulu, Provinsi Bengkulu, turun menjadi Rp30 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir akibat pasokan mulai normal.
Harga cabai turun dari Rp80 ribu-Rp90 ribu per kg menjadi Rp60 ribu-Rp70 ribu, bawang merah anjlok dari Rp60 ribu-Ro65 ribu per kg kini Rp25 ribu-Rp30 ribu per kg.
Harga cabai meroket dan memicu keluhan pedagang maupun pembeli. Lonjakan ini mulai terasa sejak Rabu (17/12) dan terus berlanjut hingga Jumat (19/12).
Harga bawang merah kini tembus Rp42 ribu per kilogram, naik sekitar 40–50 persen, harga kacang panjang Rp21 ribu per kilogram, naik 75 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved