Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Harga Kebutuhan di Sejumlah Daerah di Jawa Tengah masih Fluktuatif, Cabai dan Bawang Merah Turun

Akhmad Safuan
21/12/2025 21:39
Harga Kebutuhan di Sejumlah Daerah di Jawa Tengah masih Fluktuatif, Cabai dan Bawang Merah Turun
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

HARGA sejumlah kebutuhan jelang Natal dan tahun baru (Nataru) di Jawa Tengah masih fluktuatif, Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah memastikan harga kebutuhan pokok stabil setelah gencarkan  penguatan pengawasan distribusi serta penyaluran pasokan ke pasar tradisional hingga ritel modern.

Pemantauan Media Indonesia Minggu (21/12) sempat melambung sejak awal Desember  lalu, sejumlah harga barang kebutuhan masih fluktuatif, sejumlah barang ada yang bertahan tinggi seperti telur Rp30 ribu-Rp31 ribu per kilogram dan ayam Rp38 ribu-Rp39 ribu per kilogram dan tepung terigu Rp11 ribu-Rp13 ribu per kilogram.

Namun sejumlah barang kebutuhan lainnya cabai turun dari Rp80 ribu-Rp90 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu-Rp70 ribu dan sayuran dari Rp7 ribu-Rp8 ribu menjadi Rp5 ribu-Rp6 ribu per kilogram, bahkan bawang merah anjlok dari sebelumnya mencapai Rp60 ribu-Ro65 ribu per kilogram kini hanya Rp25 ribu-Rp30 ribu per kilogram.

Komoditas Kisaran Harga (Rp/kg atau L) Tren Seminggu Terakhir Keterangan
Cabai Rawit Merah Rp 65.000 - Rp 74.000 Turun (▼) Sempat melonjak tinggi, kini mulai koreksi turun di beberapa pasar.
Cabai Merah Keriting Rp 47.000 - Rp 55.000 Turun (▼) Pasokan mulai masuk, harga berangsur turun dari puncaknya.
Bawang Merah Rp 43.000 - Rp 53.000 Stabil Tinggi (▬) Masih tinggi dibanding normal, namun kenaikan mulai tertahan.
Daging Ayam Ras Rp 41.000 - Rp 42.000 Naik (▲) Tren kenaikan konsisten menjelang libur Nataru.
Telur Ayam Ras Rp 30.000 - Rp 33.000 Naik (▲) Permintaan tinggi untuk pembuatan kue/masakan liburan.
Beras Medium Rp 13.300 - Rp 13.500 Stabil (▬) Cenderung stabil berkat intervensi SPHP dari Bulog.
Minyak Goreng (Curah) Rp 17.500 - Rp 18.900 Naik Tipis (▲) Ada sedikit kenaikan harga di tingkat pengecer.

"Harga kebutuhan masih belum pasti hingga Nataru mendatang, saat ini ada yang naik dan ada yang turun hingga membuat para pedagang berhati-hati," kata Latif,49, seorang pemasok cabai dan bawang merah di sejumlah pasar di Kota Semarang.

Akibat harga kebutuhan masih fluktuatif ini, ungkap Eko Purwanto,52, pemasok lainnya para  pedagang di sejumlah pasar membatasi stok barang, karena khawatir tiba-tiba anjlok seperti terjadi pada bawang merah. "Banyak pedagang yang sudah terlanjur menyimpan stok banyak harus menelan kerugian akibat harga anjlok," imbuhnya.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah Sri Muniati menjamin harga kebutuhan pokok terutama beras  tetap stabil dan terkendali selama momentum Nataru, karena dilakukan penguatan pengawasan distribusi dan penyaluran pasokan ke pasar tradisional hingga ritel modern di seluruh daerah.

Bulog bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Jawa Tengah, ungkap Sri Muniati, secara konsisten melakukan pengawasan distribusi, menyalurkan pasokan beras serta komoditas pangan strategis lainnya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat di akhir tahun.

“Kami terus mengisi pasokan beras ke pengecer-pengecer, baik di pasar tradisional maupun ritel modern, juga memonitor dan evaluasi langsung  untuk mencegah potensi penyimpangan distribusi maupun praktik penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET)," ujar Sri Muniati.

Hingga saat ini, menurut Sri Muniati, belum ditemukan lonjakan harga beras yang signifikan selama periode Nataru, harga beras masih sesuai HET yakni Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium. “Beras yang kami berikan untuk bantuan pangan berjenis premium dengan harga maksimal Rp14.900 per kilogram,” imbuhnya.

Kota/Kabupaten IHK Inflasi Tahunan (y-on-y) Inflasi Bulanan (m-to-m) Keterangan
Kota Semarang 2,92% 0,22% Tertinggi di Jateng (November)
Kota Tegal 2,88% 0,20% Tekanan pada sektor makanan jadi
Kab. Rembang 2,85% 0,18% Inflasi persisten sejak pertengahan tahun
Kota Magelang 2,75% 0,19% Stabil di kisaran rata-rata
Kota Surakarta 2,68% 0,17% Tergolong rendah dibandingkan kota besar lain
Kota Purwokerto 2,64% 0,15% Cukup terkendali
Kab. Wonogiri 2,47% 0,12% Terendah di Jateng (November)
Provinsi Jawa Tengah 2,79% 0,19% Rata-rata Provinsi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah July Emmylia mengatakan berdasarkan catatan lonjakan harga sempat terjadi pada cabai dan bawang merah jelang Nataru l, namun sekarang ini berangsur-angsur turun dan diharapkan hingga usai Nataru mendatang harga tetap stabil.

"Lonjakan harga kebutuhan lalu terjadi karena musim penghujan hingga produksi merosot, namun dengan berbagai intervensi dilakukan diantaranya digencarkan program pangan murah, harga berangsur stabil," tutur July Emmylia. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik