Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Lonjakan Harga Sayur Mayur, tak Seimbang dengan Upaya Stabilitas Pangan, Cabai dan Bawang Merah Naik

Hendri Kremer
19/12/2025 22:11
Lonjakan Harga Sayur Mayur, tak Seimbang dengan Upaya Stabilitas Pangan, Cabai dan Bawang Merah Naik
Ilustrasi(MI/HENDRI KREMER)

HARGA sejumlah komoditas sayuran di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terus mengalami lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan ini dinilai belum sejalan dengan upaya stabilitas pangan yang selama ini digaungkan pemerintah.

Pantauan di Media Indonesia, Jumat (19/12) pagi, sejumlah pasar tradisional menunjukkan, harga kacang panjang kini mencapai Rp21 ribu per kilogram. Angka tersebut melonjak sekitar 75 persen dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp12 ribu per kilogram. Bahkan jika dibandingkan dengan harga terendah Rp8 ribu, kenaikannya mencapai lebih dari 160 persen.

Sementara itu, harga tomat saat ini dijual Rp15 ribu per kilogram. Harga tersebut naik sekitar 25–50 persen, mengingat sebelumnya tomat masih berada di kisaran Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas bawang merah. Harga bawang merah kini tembus Rp42 ribu per kilogram, naik sekitar 40–50 persen dari harga sebelumnya yang berkisar Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

Pedagang menyebut lonjakan harga dipicu oleh pasokan yang menipis serta distribusi yang belum normal. Kondisi ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama rumah tangga kecil dan pelaku usaha kuliner.

“Kalau harga naik setinggi ini, pembeli pasti mengurangi belanja. Kami juga serba salah karena ambil barang sudah mahal,” ujar Munir, 44, salah seorang pedagang di Pasar Cipta Puri, Tiban, Kecamatan Sekupang, Batam.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas langkah stabilisasi pangan di daerah. Pasalnya, kenaikan harga terjadi hampir merata pada komoditas penting, sementara intervensi pasar dinilai belum terasa signifikan.

Jika tidak segera diantisipasi, lonjakan harga sayuran ini dikhawatirkan akan terus berlanjut dan menambah beban ekonomi masyarakat Batam dalam beberapa pekan ke depan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya