Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem berpotensi di 29 daerah di Jawa Tengah di akhir pekan Minggu (14/12), gelombang tinggi terjadi di sejumlah kawasan perairan utara hingga mencapai 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung dengan ketinggian 1 meter.
Sejak pagi hujan ringan mengguyur Pantura dan sejumlah daerah di Jawa Tengah bagian tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam berpeluang hujan ringan-sedang, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di sebagian besar daerah.
Sementara itu di perairan utara Jawa Tengah, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah kawasan seperti Karimunjawa bagian barat dan air laut pasang (rob) masih berlangsung dengan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 00.00-05.00 WIB, sehingga berdampak banjir rob di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
"Waspadai gelombang tinggi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah, karena cukup berisiko terhadap kegiatan pelayaran terutama kapal ikan berukuran kecil dan sedang,' kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.
Selain itu air laut pasang (rob) juga masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah, lanjut Shafira Tsanyfadhila, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati, sehingga diminta warga tetap siaga karena akan mengganggu aktivitas seorang transportasi.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Triyotomo mengatakan pada akhir pekan Minggu (14/12) daerah di Jawa Tengah diwarnai hujan ringan-sedang, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di 29 daerah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin puting beliung.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Timur, ungkap Triyotomo, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
"Diminta warga di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem," ujar Triyotomo Minggu (14/12).
Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, menurut Triyotomo, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, sedangkan ketinggian gelombang di perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter. (H-2)
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved