Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Wapres Gibran Pastikan Bantuan dan Pemulihan Dipercepat

Yose Hendra
04/12/2025 12:14
Wapres Gibran Pastikan Bantuan dan Pemulihan Dipercepat
Akses di wilayah Silungkang yang sempat terputus akibat bencana banjir bandang secara bertahap mulai dapat dilalui kembali. Sejumlah titik, termasuk di Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang Kec. Palembayan Kab. Agam, akses masih terputus karena timb(Dok BNPB)

WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi korban bencana di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (4/12). Dalam kunjungannya, Gibran memastikan pemerintah mempercepat pendistribusian bantuan dan pemulihan di wilayah terdampak.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban. Bapak Ibu tidak sendiri, warga Sumatera tidak sendiri. Kami diperintah Bapak Presiden untuk mempercepat proses pemulihan. Distribusi bantuan lewat jalur darat, udara, dan laut akan terus digenjot,” ujar Gibran.

Ia juga menegaskan bahwa perbaikan akses komunikasi, fasilitas kesehatan, sekolah, jembatan, hingga jalan akan dipercepat agar bantuan dan BBM bisa kembali mengalir lancar.

Dalam kesempatan itu, Gibran memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan di pengungsian. “Saya minta Kepala Daerah, BNPB, TNI-Polri memastikan tenda layak, makan tiga kali sehari, air bersih, serta perhatian khusus untuk lansia, anak-anak, dan ibu hamil,” ucapnya.

Gibran menambahkan, ia telah mencatat seluruh masukan masyarakat di lapangan. “Hari ini kami mengunjungi tiga provinsi untuk mempercepat pemulihan. Semua akan kami laporkan ke Bapak Presiden,” tutupnya.

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menyampaikan bahwa Agam menjadi daerah dengan korban terbanyak dan kerusakan paling luas, terutama pada lahan pertanian dan permukiman. Ia mengungkapkan pemerintah pusat telah memastikan rumah warga yang rusak serta infrastruktur utama akan dibangun kembali.

Mahyeldi menambahkan kebutuhan mendesak masyarakat saat ini meliputi makanan, pakaian, dan air minum. Suplai air bersih terus diupayakan dengan bantuan BUMN dan BUMD. Sementara itu, PLN tengah memulihkan aliran listrik, dan akses komunikasi mulai terbantu oleh layanan Starlink.

Ia juga menyebut masih ada sekitar 100 korban yang belum ditemukan. Tambahan peralatan dari BNPP, DPR RI, dan relawan telah diturunkan untuk mempercepat pencarian. Empat nagari yang sebelumnya terisolasi kini mulai bisa dijangkau dan bantuan segera dikirimkan.

Bupati Agam, Beni Warlis, melaporkan bahwa hingga hari ini sudah ditemukan 169 korban, sementara 84 lainnya masih dinyatakan hilang. Ia menambahkan lebih dari 15.000 warga masih berada di pengungsian dan sekitar 20.000 lainnya masih terisolasi di sejumlah kecamatan.

Distribusi bantuan dilakukan lewat jalur darat dan udara, termasuk ke wilayah yang hanya bisa diakses kendaraan roda dua seperti Tanjung Sani dan Sungai Batang. Beni mengatakan kerusakan infrastruktur meliputi jalan, jembatan, hingga sawah yang tertimbun, dan pihaknya masih membutuhkan tambahan alat berat.

Meski kondisi berat, Beni mengapresiasi dukungan BNPB, TNI, Polri, serta kabupaten/kota lain, termasuk bantuan dari Riau dan Sumatra Selatan. Ia berharap pemerintah pusat membantu pemulihan jangka panjang.

“Agam tidak akan mampu menangani ini sendirian. Dengan kehadiran Pak Wapres, kami optimistis kondisi akan pulih kembali. Mudah-mudahan tangisan masyarakat hari ini bisa berubah menjadi senyuman,” tandasnya. (YH/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya