Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Tegas! Gereja HKBP Tolak Bantuan dari Pihak Diduga Perusak Lingkungan

Apul Iskandar Sianturi
04/12/2025 11:17
Tegas! Gereja HKBP Tolak Bantuan dari Pihak Diduga Perusak Lingkungan
Surat pernyataan resmi penolakan HKBP terhadap bantuan dari perusahaan diduga perusak lingkungan penyebab banjir di Sumatra.(MI/Apul Iskandar)

EPHORUS Huria Kristen Batak Protestan Pdt. Victor Tinambunan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana ekologis yang menimpa berbagai wilayah di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat.

"Kami menegaskan bahwa kerusakan alam bukanlah peristiwa alamiah semata, melainkan juga buah dari keserakahan, eksploitasi, dan praktik ekonomi yang merusak karya ciptaan Tuhan," kata Ephorus Victor Tinambunan dalam keterangan yang diterima, Kamis (4/12).

"Dengan penuh syukur, kami menyampaikan terima kasih atas segala bentuk bantuan yang telah diterima melalui HKBP dari individu, kelompok, gereja-gereja, serta aras pelayanan HKBP di tingkat huria, resort, dan distrik. Setiap uluran tangan adalah wujud nyata kasih Kristus bagi saudara-saudara kita yang sedang menderita," tambah Ephorus.

Sehubungan dengan itu, lanjut dia, HKBP menyampaikan seruan moral untuk tidak menerima bantuan dari individu, kelompok, atau perusahaan/korporasi, termasuk PT Toba Pulp Lestari (TPL), yang diduga terlibat dalam tindakan perusakan lingkungan, baik melalui pembalakan hutan, penebangan yang ilegal atau tidak beretika, alih fungsi kawasan lindung, pencemaran sungai dan tanah, maupun praktik lain yang berkontribusi pada terjadinya bencana ekologis.

"Gereja tidak boleh berkompromi dengan kepentingan yang bertentangan dengan keadilan dan keutuhan ciptaan. HKBP harus tetap setia menjadi suara kenabian yang tegas melawan praktik yang merusak lingkungan dan kehidupan," tegas Ephorus.

HKBP konsisten menyerukan agar pemerintah menghentikan izin dan operasi yang merusak ekologi, memperbaiki tata kelola lingkungan, serta menegakkan hukum secara adil demi kebaikan rakyat dan kelestarian ciptaan.

"Kiranya kita tetap berdiri bersama para korban bencana dengan hati yang tulus, tanpa kehilangan prinsip moral dan kesaksian gereja," kata Ephorus.

Imbauan yang tertuang dalam surat tersebut merupakan wujud komitmen gereja HKBP untuk berpihak pada ekologi dan masyarakat terdampak bencana ekologis. Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson Mangapul Hutahaean menambahkan HKBP menyerukan untuk semua pihak melakukan pertobatan ekologis yang adalah seruan dari korban baik lingkungan ekologi maupun masyarakat terdampak. (AP/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya