Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DAERAH di Pantura Jawa Tengah berpotensi terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir di akhir pekan, warga diminta untuk waspada bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir dan angin puting beliung.
Cuaca pagi Sabtu (22/11) pada umumnya berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur di Jawa Tengah secara merata dengan waktu bervariasi, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah terutama di daerah sepanjang Pantura, sehingga diminta warga untuk mewaspada bencana hidrometeorologi.
Angin pada umumnya bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, ketinggian gelombang di perairan utara 0,5-1,25 meter serta di perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter.
"Waspadai bencana hidrometeorologi terutama di daerah Pantura Jawa Tengah, sebagai dampak potensi cuaca ekstrem," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati Sabtu (22/11) pagi.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, tersebar merata di 24 daerah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura bagian barat hingga timur seperti Grobogan, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Bumiayu, Salatiga dan Ambarawa.
Selain itu daerah berpotensi cuaca ekstrem, lanjut Farita Rachmawati, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Magelang dan Majenang. "Sedangkan daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang," tambahnya.
Sementara itu Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi meskipun tidak tinggi mengungkapkan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah mulai naik dengan ketinggian 0,9 meter, demikian juga ketinggian gelombang mening dibanding sebelumnya.
"Waspadai ketinggian gelombang di Karimunjawa, Jepara Pati-Rembang mencapai 1,25-2,5 meter cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran," ujarnya. (H-2)
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved