Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJADI tuan rumah Special Olympic Southeast Asia Football Competition 2025 adalah sebuah kehormatan bagi Kota Bandung sekaligus bentuk dukungan terhadap olahraga inklusif.
Ini dikatakan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pada Closing Ceremony Special Olympic Southeast Asia Football Competition 2025 pada Jumat (14/11).
“Kita dari Kota Bandung memberikan semangat. Menjadi tuan rumah adalah sebuah kehormatan bagi kami,” ungkapnya.
Farhan menyampaikan, kebahagiaan dan kebanggaan terbesar justru dirasakan oleh warga Kota Bandung."Kita (Persib Bandung) juara nasional, terus di Champion Asia Liga 2 mamprang. Jadi sepak bola itu harus kita buktikan sebagai olahraga untuk semua orang. Dan acara ini membuktikan hal itu,” tuturnya.
Disinggung mengenai kemungkinan penyelenggaraan event serupa di masa depan, Farhan menyatakan, keterbukaannya.
“Kami menantikan kapan pun kalau mereka mau bikin event di Kota Bandung. Tapi tentu kita harus memperbaiki beberapa kesiapan agar tahun depan bisa lebih bagus lagi kalau mau kembali ke sini,” jelasnya.
Farhan menilai, Kota Bandung bukan hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang tumbuhnya nilai persaudaraan. “Kota ini tidak hanya menjadi saksi perjuangan para atlet luar biasa, tetapi juga tempat tumbuhnya semangat solidaritas, inklusivitas, dan persaudaraan antar bangsa di Asia Tenggara,” tuturnya.
Farhan mengingatkan kembali, Bandung memiliki sejarah panjang sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Sejak Konferensi Asia Afrika 1955, Bandung dikenal dengan Spirit of Bandung.
"Hari ini semangat itu hidup kembali melalui lapangan hijau, ketika anak-anak muda dengan kemampuan berbeda menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah batas, tetapi kekuatan,” tandasnya.
Sementara itu, Presiden Special Olympics Asia Pacific, Dipak Natali memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan relawan yang terlibat.
“Setiap orang di sini berhak untuk didengar dan dilihat, karena penyandang disabilitas intelektual tidak selalu mendapatkan kesempatan itu. Ketika tim teknis mampu membuka kesempatan tersebut bagi kita semua, itu sungguh luar biasa,” terangnya
Dipak juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah. Tim kesehatan telah dengan penuh dedikasi memeriksa begitu banyak atlet sepanjang pekan ini dan memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan. (H-2)
Folmer Silalahi meminta Pemerintah Kota Bandung harus konsisten terhadap kebijakan yang ada, terkait pemanfaatan dan penataan ruang Kota Bandung.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menginstruksikan seluruh camat di Bandung untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
Di sebuah rumah sederhana, di Bandung, Ramdani, 15, anak disabilitas dengan kondisi lumpuh total, tinggal bersama ibu, saudara dan kerabat yang saling menopang hidup di tengah keterbatasan.
Hotel Mercure Bandung Nexa Supratman mendapat apresiasi Wali Kota Bandung atas inovasi pengelolaan sampah berbasis ESG yang mampu mengurangi beban sampah kota secara signifikan.
CAHAYA lembut lampu ballroom Hotel Papandayan sore itu memantul di wajah para tamu yang duduk berjejer rapi.
Mainan dan hiburan keluarga global Mattel bekerja sama dengan Autistic Self Advocacy Network (ASAN) merilis karakter Barbie dengan autisme dalam lini Barbie Fashionistas.
Silang.id kembali menyelenggarakan SETARA Fest 2025 sebagai forum tahunan yang mempertemukan beragam gagasan, pengalaman, dan kerja sama lintas sektor
Ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung inklusivitas serta pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus melalui aktivitas edukatif dan kreatif.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan FGD investasi inklusif.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
DI tengah perkembangan zaman yang sangat pesat, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. Anak-anak membutuhkan keberanian dalam berpikir, empati dalam hubungan sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved