Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem di sejumlah daerah di Jawa Tengah kembali mereda Rabu (6/8), namun gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter masih berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah dan air laut pasang (rob) dengan ketinggian 0,9 meter di perairan utara.
Gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah hingga kininmadih berlangsung dengan ketinggian 2,5-4 meter, sehingga diperingatkan kepada warga beraktivitas di perairan tersebut untuk waspada karena berisiko terhadap pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang dan penumpang, sedangkan di perairan utara juga masih berlangsung air laut pasang dengan ketinggian maksimum 0,9 meter.
Cuaca di Jawa Tengah kembali membaik setelah sehari sebelumnya dilanda cuaca ekstrem, cerah dan berawan sepanjang hari dan hanya hujan ringan-sedang di sejumlah daerah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi pada siang, sore hingga awal malam. "Cuaca membaik hari ini dibanding sebelumnya," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati Rabu (6/8).
Hujan ringan-sedang, menurut Farita Rachmawati, berpeluang mengguyur sejumlah daerah seperti Temanggung dan Kendal, sedangkan hujan ringan di daerah Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Batang, Kajen, Pemalang dan Slawi. "Daerah selebihnya cerah berawan m," tambahnya.
Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam, ungkap Farita Rachmawati, suhu udara berkisar 18-33 derajat celcius dan kelembaban udara 50-90 persen, namun pada malam-pagi hari suhu udara dapat menurun dratis di kawasan pegunungan dan dataran tinggi sehingga terasa cukup dingin dibandingkan sebelumnya.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto mengatakan selain gelombang tinggi di perairan selatan yang masih berlangsung, air laut pasang (rob) di perairan utara juga masih bertahan dengan ketinggian maksimum 0,9 meter pada pukul 05.00-09.00 WIB, sehingga warga di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah untuk waspada.
"Ketinggian gelombang di perairan utara Jawa Tengah berkisar 0,5-1,25 meter cukup aman untuk aktivitas pelayaran, meskipun di perairan Karimunjawa bagian timur masih verpotensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter," ujar Sediyanto. (H-2)
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Cuaca ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan gelombang tinggi.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat dan angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi terjadi di berbagai darah disertai hujan badai dan gelombang tinggi.
Cuaca ekstrem menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan mencapai 2,5-4 meter dan di perairan utara Jawa Tengah 1,25-2,5 meter sehingga berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved