Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang resmi menetapkan pasangan Sachrudin-Maryono Hasan menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Periode 2025-2030.
Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat pari paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, Kota Tangerang, Banten, Rabu (15/1) sore.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengatakan penetapan itu berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang nomor 10 Tahun 2024, tentang hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Tahun 2024, serta Keputusan KPU Nomor 7 Tahun 2025, tentang Penetapan Pasangan Terpilih.
"Alhamdulillah DPRD Kota Tangerang telah mengumumkan penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang terpilih melalui paripurna terbuka ini secara lancar," kata Rusdi.
Kemudian, lanjutnya, berkas penetapan itu akan dibawa ke Kemendagri melalui Provinsi Banten untuk dilantik.
Namun begitu, Rusdi belum bisa memastikan kapan pelantikan dilakukan. "Kami belum bisa memastikan kapan pelantikan itu dilakukan,' ujarnya.
Berdasarkan rencana awal, sambung dia, pelantikan akan dilakukan pada 10 Februari 2025 mendatang. Namun belakangan ini informasi tersebut masih simpang siur.
' Ya, kita sama-sama tunggu saja, kapan pastinya pelantikan itu akan dilakukan," ungkapnya.
Lebih jauh Rusdi berharap, dengan terpilihnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin - Maryono, pembangunan di Kota Tangerang lebih baik, maju, nyaman, aman dan sejahtera.
"Ya, mudah-mudahan kota Tangerang kedepannya lebih baik lagi," ujarnya.
Sementara itu Wali Kota Tangerang terpilih, Sachrudin, menyampaikan rasa syukurnya dan terima kasih atas ditetapkan dirinya sebagai Wali Kota Tangerang.
"Saya ucapkan terimakasih, Kedepannya saya juga siap berkomunikasi dan kolaborasi untuk memastikan semua program yang direncanakan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya. (SM)
Capt: Wali Kota Tangerang terpilih Sachrudin (pakai baju biru/ kiri) dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan (baju biru/kanan)
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung pengembangan konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi Jabodetabek.
Kawasan township CitraRaya Tangerang kini menjadi salah satu magnet utama wisata di wilayah barat Jakarta yang menawarkan kombinasi rekreasi, kuliner, dan belanja dalam satu kawasan mandiri.
Berdasarkan hasil penyidikan, aliran dana sebesar Rp960 juta diduga mengalir kepada kepala desa.
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Tim penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta hukum dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved