Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KLINIK Utama Jantung Hasna Medika Serang resmi beroperasi melayani kebutuhan pengobatan jantung warga Serang. Klinik ini menjadi cabang ke-12 dan yang pertama ada di Kabupaten Serang. Peresmian dilakukan Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah, dihadiri jajaran direksi dan shareholder Hasna Medika Group.
Tatu Chasanah memberikan apresiasi yang tinggi atas pembukaan klinik ini di Serang. Selaku kepala daerah mewakili masyarakat Kabupaten Serang berharap Klinik Utama Jantung Hasna Medika Serang dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sarana pelayanan kesehatan, khususnya untuk jantung.
“Kami menyambut baik kehadiran Klinik Jantung Hasna Medika di Serang. Ini merupakan bagian dari keseluruhan pelayanan kesehatan yang dilakukan kepada masyarakat. Klinik ini tidak hanya sebatas mengobati tapi juga akan melakukan tindakan preventif kemudian promotif kepada masyarakat sejak dini untuk mencegah penyakit jantung,” ujar Ratu Tatu Chasanah dalam keterangannya.
Direktur Utama Hasna Medika Group, dr. Gugun Iskandar Hadiyat, mengatakan Klinik Utama Jantung Hasna Medika selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan medis terbaik yang tidak hanya berfokus pada kualitas, juga mengutamakan pendekatan dan rasa nyaman bagi setiap pasien. Untuk Klinik Utama Jantung Hasna Medika Serang, pihaknya berkolaborasi dengan dokter spesialis di Kota Serang.
Baca juga : Penyebab Sakit Jantung atas Dua Kelompok Umur
“Pembukaan klinik ini merupakan langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan kesehatan jantung yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat Serang dan sekitarnya. Tentunya dengan mengusung nilai-nilai utama Hasna Medika, yaitu Hangat, Adil, Setia, Nyaman, dan Amanah. Karena prevalensi penyakit jantung berdasarkan Riskesdes (riset kesehatan dasar) tahun 2018 itu 1,5 persen, jadi kalau ada 1.000 orang maka 15 orang di antranya menderita penyakit jantung,” ungkap dr. Gugun Iskandar Hadiyat.
Ia menjelaskan, Klinik Hasna Medika tidak dibangun di kota besar karena ingin aksesnya di kota-kota kecil yang jumlah penduduknya banyak dan peserta BPJSnya banyak namun pelayananan jantungnya masih kurang.
"Kita berupaya memberikan pelayanan yang adil, pelayanan yang baik itu bukan hanya untuk masyarakat yang berada tapi untuk seluruh masyarakat," tuturnya.
Baca juga : Transplantasi Rambut Mulai Jadi Tren di Indonesia
Gugun mengungkapkan, Klinik Utama Jantung Hasna Medika dilengkpai Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, ambulans 24 jam, tempat tidur pasien rawat inap 18 sampai 20 unit, dua dokter jantung, dokter spesialis penyakit dalam, dokter paru, dokter rehabilitasi medis, dan dokter saraf.
"Ini klinik rasa rumah sakit, cuma kami belum ada tindakan kateterisasi jantung untuk pemasangan ring. Mudah-mudahan klinik ini bisa dimanfaatkan dan sudah siap beroperasi dan semoga dalam waktu tiga bulan ke depan sudah bisa melayani pasien BPJS," tukasnya.
Shareholder PT. Hasna Medika Bakti Serang, dr. Suryadi Firmansyah, SpJP, mengatakan peresmian Klinik Utama Jantung Hasna Medika Serang merupakan pencapaian yang patut disyukuri oleh semua pihak, terutama warga Serang.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang berkualitas, bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan kesehatan jantung yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(Z-8)
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
SEORANG pasien datang dengan keluhan nyeri dada yang mengarah pada gangguan aliran darah ke jantung dan ditangani dengan rotablator untuk mengatasi sumbatan.
Perencanaan yang matang adalah kunci utama agar pasien aritmia tetap aman selama di perjalanan mudik lebaran.
Total biaya penanganan gagal ginjal mencapai Rp13 triliun pada 2025. Angka ini menempatkan gagal ginjal di posisi kedua setelah penyakit jantung yang menelan biaya Rp17 triliun.
Setiap menit keterlambatan dalam menangani sumbatan pembuluh darah berarti semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan permanen.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Pasien TB yang tidak tuntas berobat harus diperiksakan juga Mycobacterium tuberculosis paru dan resistensi OAT melalui pemeriksaan TCM, serta dilakukan pemeriksaan foto toraks
PB IDI terus mengupayakan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat agar lebih memilih berobat di dalam negeri.
Terkait bahan baku farmasi dalam negeri, perlu ada perhitungan rinci tentang nilai ekonomi ketersediaan bahan baku ini di bandingkan dengan kebutuhan penggunaannya di dalam negeri.
Batuk fisik sebenarnya refleks bawaan yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh untuk melindungi diri dari benda asing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved