Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL Motor (KM) Lintas Armada Nusantara (LAN) yang terbalik di Alur Pelabuhan Sungai Pangkalbalam Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung. Minggu lalu, ternyata bermuatan ribuan ton pupuk.
Analis Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel. Budi Jaya Sentosa membenarkan dari Informasi diterima KM LAN bermuatan 1100 ton pupuk terbalik.
"Ya memang benar, ada 1100 ton pupuk diangkut Kapal yang terbalik itu. Tapi itu pupuk non subsidi, bulan subsidi," kata Budi. Rabu (10/7).
Baca juga : Kapal Timah Terbalik di Bangka, Puluhan ABK Dilarikan Ke RS
Ia mengaku. Dampak dari terbaliknya kapal bermuatan pupuk tersebut tidak begitu signifikan, karena setiap bulan kebutuhan pupuk non subsidi di Babel mencapai 5000 hingga 6000 ton dan itu dipenuhi oleh sejumlah distributor.
"Pengaruhnya tidak begitu signifikan, karena masih ada distributor pupuk lainya," ungkapnya.
Selain itu memasukkan musim kemarau basah ini, kebutuhan pupuk berkurang.
Baca juga : Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Semujur Babel, 9 ABK Selamat
"Memang ada petani yang melakukan pupuk tapi tidak banyak," sebutnya.
"Kita juga menghimbau petani jangan panik terkait terbaliknya kapal bermuatan pupuk ini, mengingat stok pupuk non subsidi mencukupi," imbuhnya.
Sementara, Firdaus selaku Bagian Operasional PT Lautan Mulia Purnama (LMP) keagenan KM LAN membenarkan muatan kapal yang terbalik adalah 1100 ton pupuk non subsidi beragam jenis.
Baca juga : 15 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Buton Tengah
"Kapal beserta muatan 1100 ton pupuk non subsidi terbalik Minggu dini hari berjarak 900 meter dari tempat sandar di pelabuhan Pangkalbalam," ungkapnya. Sembari menambahkan penyebab kapal terbaik karena jangkar larat akibat air surut.
Saat ini. Menurutnya Kapal dan muatan pupuk, semua sudah diasuransikan.
“Semua sudah diasuransi, jadi nanti asuransi lah yang akan mengcovernya," ujar dia.
Baca juga : PLN Bantu Bibit Padi dan Pemanfaatan FABA untuk Pupuk di Bangka Tengah
Ia menambahkan untuk 13 ABK sudah di evakuasi dalam kondisi selamat, sedangkan untuk muatan 1100 ton pupuk dipastikan larut dengan air.
Di tempat terpisah, Petugas Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Pangkalbalam Pangkalpinang. Kapten Efrandinata mengatakan sampai saat ini bangkai kapal yang terbalik belum di evakuasi.
"Belum dievakuasi, tapi tidak mengganggu jalur lalu lintas kapal lainya," kata Efran.
Untuk Evakuasi kapal menurutnya harus menunggu surat Salvage dari Dirjen Perhubungan Laut.
“Kita masih tunggu Salvage diurus oleh agen kapal dulu baru bisa melakukan evakuasi, kalau belum ada surat itu belum bisa dilakukan," ucapnya.
(Z-9)
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menutup tahun 2025 dengan kinerja produksi yang melampaui target, menandakan peran strategis perusahaan dalam menjaga pasokan pupuk nasional.
PROVINSI Jawa Timur masih menjadi tulang punggung produksi beras untuk menopang kebutuhan nasional.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
UNTUK mendorong kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Bank Indonesia perkuat sektor pertanian.
WARGA di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) diimbau untuk tidak merayakan malam tahun baru dengan dengan pesta petasan dan kembang api.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Tim Satgas Gakkum selain mengamankan sejumlah orang, mengamankan juga barang bukti terkait aktivitas tambang ilegal tersebut.
Hilman Kurniawan dari Seadoo Racing Team tampil impresif di kelas Endurance Runabout GP1.
Melalui program edukasi Indonesia Fintech Youth Community (Infinity), Aftech menyambangi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari rangkaian Bulan Fintech Nasional 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved