Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL Motor (KM) Lintas Armada Nusantara (LAN) yang terbalik di Alur Pelabuhan Sungai Pangkalbalam Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung. Minggu lalu, ternyata bermuatan ribuan ton pupuk.
Analis Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel. Budi Jaya Sentosa membenarkan dari Informasi diterima KM LAN bermuatan 1100 ton pupuk terbalik.
"Ya memang benar, ada 1100 ton pupuk diangkut Kapal yang terbalik itu. Tapi itu pupuk non subsidi, bulan subsidi," kata Budi. Rabu (10/7).
Baca juga : Kapal Timah Terbalik di Bangka, Puluhan ABK Dilarikan Ke RS
Ia mengaku. Dampak dari terbaliknya kapal bermuatan pupuk tersebut tidak begitu signifikan, karena setiap bulan kebutuhan pupuk non subsidi di Babel mencapai 5000 hingga 6000 ton dan itu dipenuhi oleh sejumlah distributor.
"Pengaruhnya tidak begitu signifikan, karena masih ada distributor pupuk lainya," ungkapnya.
Selain itu memasukkan musim kemarau basah ini, kebutuhan pupuk berkurang.
Baca juga : Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Semujur Babel, 9 ABK Selamat
"Memang ada petani yang melakukan pupuk tapi tidak banyak," sebutnya.
"Kita juga menghimbau petani jangan panik terkait terbaliknya kapal bermuatan pupuk ini, mengingat stok pupuk non subsidi mencukupi," imbuhnya.
Sementara, Firdaus selaku Bagian Operasional PT Lautan Mulia Purnama (LMP) keagenan KM LAN membenarkan muatan kapal yang terbalik adalah 1100 ton pupuk non subsidi beragam jenis.
Baca juga : 15 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Buton Tengah
"Kapal beserta muatan 1100 ton pupuk non subsidi terbalik Minggu dini hari berjarak 900 meter dari tempat sandar di pelabuhan Pangkalbalam," ungkapnya. Sembari menambahkan penyebab kapal terbaik karena jangkar larat akibat air surut.
Saat ini. Menurutnya Kapal dan muatan pupuk, semua sudah diasuransikan.
“Semua sudah diasuransi, jadi nanti asuransi lah yang akan mengcovernya," ujar dia.
Baca juga : PLN Bantu Bibit Padi dan Pemanfaatan FABA untuk Pupuk di Bangka Tengah
Ia menambahkan untuk 13 ABK sudah di evakuasi dalam kondisi selamat, sedangkan untuk muatan 1100 ton pupuk dipastikan larut dengan air.
Di tempat terpisah, Petugas Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Pangkalbalam Pangkalpinang. Kapten Efrandinata mengatakan sampai saat ini bangkai kapal yang terbalik belum di evakuasi.
"Belum dievakuasi, tapi tidak mengganggu jalur lalu lintas kapal lainya," kata Efran.
Untuk Evakuasi kapal menurutnya harus menunggu surat Salvage dari Dirjen Perhubungan Laut.
“Kita masih tunggu Salvage diurus oleh agen kapal dulu baru bisa melakukan evakuasi, kalau belum ada surat itu belum bisa dilakukan," ucapnya.
(Z-9)
Harga pupuk jenis Urea non-subsidi kini bertengger di angka Rp450.000 per sak, naik dari harga sebelumnya Rp400.000. Tidak hanya itu, pupuk KCL turut merangkak naik ke Rp430.000 per sak.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Pupuk bukan sekadar komoditas dagang, melainkan instrumen vital negara.
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
PADA hari keempat setelah lebaran 2026, harga cabai rawit merah hari ini 24 Maret 2026 di pasar Kite Sungailiat Bangka, Provinsi Bangka Belitung mengalami lonjakan.
MENJELANG Lebaran 2026, harga pangan di Provinsi Bangka Belitung mengalami peningkatan signifikan, salah satunya harga daging ayam.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong percepatan implementasi Multi Usaha Kehutanan (MUK) berbasis lanskap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Polda Babel menetapkan 3 tersangka penganiayaan wartawan TV One dan media online. Pelaku terancam 7 tahun penjara atas pengeroyokan dan intimidasi jurnalis.
MENJELANG perayaan imlek dan bulan puasa Ramadan 2026, penjualan daging sapi di pasar kite, kota Sungailiat, Provinsi Bangka Belitung, alami lonjakan signifikan.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved