Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Dorong Kemandirian Pangan Babel, BI Perkuat Sektor Pertanian

Rendy Ferdiansyah
08/1/2026 14:42
Dorong Kemandirian Pangan Babel, BI Perkuat Sektor Pertanian
Ilustrasi(MI/Rendy Ferdiansyah)

UNTUK mendorong kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Bank Indonesia perkuat sektor pertanian.

Deputi Kepala Perwakilan BI Babel, Beny Okta Tutuarima, mengatakan BI sangat konsisten perbuat sektor pertanian. Hal ini dilakukan agar bisa mendorong kemandirian pangan.

Salah satu upaya yang dilakukan lanjutnya dengan capacity building bersama 100 peserta dari petani, pembudidaya ikan (pokdakan), koperasi, KWT, PKK, penyuluh, serta perwakilan OPD se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Capacity Building ini berfokus pada dua program utama yakni penguatan ketahanan komoditas pangan strategis dan penguatan kapasitas budidaya pangan mandiri," katanya.

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi pelaku agribisnis dalam mengelola usaha secara efisien, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kemandirian pangan daerah untuk mendukung stabilitas harga serta pengendalian inflasi. 

Para Peserta menurutnya mendapatkan pembekalan yang mencakup penguatan mindset kewirausahaan, analisis usaha, penyusunan struktur biaya dan harga pokok produksi, analisis permasalahan dan solusinya (K3A), penerapan Good Agricultural Practices (GAP), serta tata kelola kelembagaan petani. 

Selain itu,  Peserta memperoleh inspirasi mengenai bagaimana sebuah klaster mampu berkembang menjadi pusat unggulan dengan dukungan manajemen yang baik dan kolaborasi multipihak.

Selain klasikal, kegiatan ini juga dilakukan study visit ke Koperasi Bina Raya Lestari di Kabupaten Bangka Tengah. Kunjungan ini memberikan wawasan praktis mengenai pengembangan klaster pangan air tawar yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. 

"Peserta mempelajari pengelolaan produksi pakan mandiri, budidaya ikan, proses hilirisasi, serta strategi pemasaran berbasis digital," ujarnya. 

Koperasi Bina Raya Lestari disebutkanya menunjukkan bagaimana kekuatan kelembagaan, penerapan SOP budi daya, dan penggunaan teknologi digital farming menjadi kunci peningkatan efisiensi dan daya saing. 

Model pengembangan klaster ini diharapkan dapat direplikasi serta menjadi rujukan bagi penguatan kelompok tani dan pembudidaya di Kepulauan Bangka Belitung.

Ke depan, BI Babel berharap peserta mampu mengadopsi praktik budidaya dan manajemen usaha yang lebih modern, memperkuat kelembagaan kelompok, serta membangun rantai nilai pangan yang berdaya saing. 

"Upaya ini diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan daerah sekaligus menjaga stabilitas inflasi pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ucapnya. (RF/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya