Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN tanah longsor yang ditemukan meninggal dunia di lokasi tambang emas tradisional Desa Tulabolo Timur, Bone Bolango, Gorontalo, bertambah menjadi 17 orang. 45 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Gorontalo, Heriyanto mengatakan, berdasarkan hasil dari operasi pencarian lanjutan hari ini yang dilakukan tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tujuh jenazah dari lokasi tanah longsor di wilayah tambang emas tradisional Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur.
“Dengan ada penambahan tujuh jenazah ini, maka total korban jiwa per hari ini pukul 13.23 WITA berjumlah 17 orang,” terangnya kepada Media Indonesia saat dihubungi dari Palu, Selasa (9/7).
Baca juga : 230 Personel Gabungan Diturunkan Mencari Korban Longsor Tambang Bonebolango Gorontalo
Menurut Heriyanto, untuk total korban yang sudah tercatat di posko induk tim SAR berjumlah 114 orang.
“Jumlah korban juga bertambah dari 103 orang menjadi 114 orang. Rinciannya, 17 meninggal dunia, selamat 52 orang (beberapa di antaranya mengalami luka-luka), dan masih dalam pencarian 45 orang,” tegasnya.
Heriyanto menjelaskan, 17 jenazah yang sudah dievakuasi itu saat ini masih disemayamkan di posko Disaster Victim Identification (DVI) yang dibangun di lokasi pencarian.
Baca juga : Pencarian Korban Tanah Longsor Tambang Gorontalo Terkendala Cuaca
“Di posko DVI jenazah akan dibersihkan dan diidentifikasi terlebih dahulu. Ketika pihak keluarga dari jenazah itu sudah diketahui, jenazah tersebut langsung diberikan ke pihak keluarga,” ungkapnya.
Sementara untuk jenazah yang misalnya nanti belum diketahui pihak keluarganya, tim DVI akan membawanya untuk disemayamkan di rumah sakit Bhayangkara Polda Gorontalo.
“Iya, kecuali jenazah yang belum teridentifikasi atau belum diketahui keluarganya, kami akan semayamkan di rumah sakit,” tandas Heriyanto.
Tanah longsor di lokasi tambang Desa Tulabolo Timur terjadi pada Sabtu (6/7/2024) sekitar puckel 23.45 WITA. Bencana alam ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi turun di wilayah tersebut.
(Z-9)
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyatakan masih menunggu surat resmi pemerintah terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Penertiban dilakukan mulai Rabu (4/2) dan seterusnya ke depan, sebagai upaya menjaga ketertiban pemanfaatan ruang serta menjamin keselamatan operasional penerbangan di kawasan bandara.
Nenek Saudah mengalami penganiayaan hingga menderita luka serius setelah berupaya menegur praktik pertambangan tanpa izin di wilayah tempat tinggalnya.
Komisi XIII DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Pemulihan bagi Saudah harus mencakup aspek kesehatan, psikologis, hingga jaminan sosial, mengingat status korban sebagai kelompok rentan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved