Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES pencarian korban longsor di lokasi tambang emas tradisional Kabupaten Bonebolango, Gorontalo, masih berlangsung, Senin (8/7). Tim SAR terkendala cuaca.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Gorontalo, Heriyanto mengatakan, hujan masih terus mengguyur lokasi pencarian tim SAR gabungan.
“Hujan turun mulai dari pagi hingga saat ini,” terangnya saat dihubungi Media Indonesia dari Palu, Senin (8/7).
Baca juga : Korban Tewas Longsor Tambang Ilegal Tulabolo Timur Capai 10 Orang
Menurut Heriyanto, akibat hujan itu mempersulit proses pencarian maupun evakuasi tim SAR di lokasi.
“Hujan dari posko induk hingga lokasi pencarian. Cuaca jadi kendala kami saat ini,” ungkapnya.
Meskipun cuaca menjadi kendala, namun 230 personel tim SAR gabungan yang dikerahkan masih terus melakukan pencarian di sejumlah pos yang telah ditentukan.
Baca juga : 2 Warga Tiongkok Ditangkap Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Palu
“Fokus pencarian saat ini dilakukan di dua titik yang masuk dalam wilayah tambang emas tradisional Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bonebolango. Pertama, di titik pos satu sampai pos dua. Dan di titik kedua, pos 18 hingga pos 19,” tandas Heriyanto.
Tanah longsor di Desa Tulabolo Timur terjadi pada Sabtu (6/7/2024) sekitar pukul 23.45 WITA.
Kantor KPP Gorontalo melaporkan, total korban berjumlah 72 orang. Terdiri dari 10 meninggal dunia, 21 selamat (enam di antaranya mengalami luka-luka), dan masih dalam pencarian 41 orang.
(Z-9)
Penertiban dilakukan mulai Rabu (4/2) dan seterusnya ke depan, sebagai upaya menjaga ketertiban pemanfaatan ruang serta menjamin keselamatan operasional penerbangan di kawasan bandara.
Nenek Saudah mengalami penganiayaan hingga menderita luka serius setelah berupaya menegur praktik pertambangan tanpa izin di wilayah tempat tinggalnya.
Komisi XIII DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Pemulihan bagi Saudah harus mencakup aspek kesehatan, psikologis, hingga jaminan sosial, mengingat status korban sebagai kelompok rentan.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyatakan masih menunggu surat resmi pemerintah terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved