Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH melakukan serangkaian penyelidikan dalam kasus tawuran antarkelompok di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), yang mengakibatkan satu tewas, polisi akhirnya menangkap sejumlah tersangka pelaku yang sebagian merupakan anak di bawah umur. Lokasi tepat tawuran itu di Jalan Raya Sukolilo-Prawoto, Dukuh Gesik, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo.
Pemantauan Media Indonesia, Minggu (9/6) petang, tujuh remaja digiring petugas ke ruang pemeriksaan Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Pati. Mereka diperiksa sebagai tersangka yang terlibat dalam tawuran antarkelompok di Jalan Raya Sukolilo-Prawoto, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Tujuh terduga pelaku kasus tawuran mengakibatkan jatuh korban jiwa yakni Galih, 21, warga Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Pati, akibat sabetan senjata tajam. Para pelaku ialah RS, 15, (pelaku utama), S, 16, dan DO, 16, (pembawa senjata tajam), serta IS, 15, NB, 15, KW, 18, dan RS, 17. Pelaku merupakan warga gabungan dari beberapa desa.
Baca juga : Disangka Maling Mobil di Pati, Pemilik Rental dari Jakarta Tewas
"Kita telah mengamankan para pelaku tawuran yang mengakibatkan korban tewas di Sukolilo, Pati. Sebagian merupakan anak di bawah umur dan kini masih menjalani pemeriksaan," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Pati Komisaris Muhammad Alfan Armin, Minggu (9/6).
Para tersangka pelaku sebanyak tujuh orang tersebut, lanjut Muhammad Alfan Armin, ditangkap petugas kepolisian di berbagai lokasi persembunyian dan rumah masing-masing. Ini dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi serta lokasi kejadian, termasuk CCTV yang ada.
Mengingat sebagian tersangka pelaku merupakan anak-anak, ungkap Muhammad Alfan Armin, pemeriksaan dilakukan secara hati-hati. Karenanya, petugas memerlukan waktu lebih lama untuk mendalami kasus ini.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, ujar Muhammad Alfan Armin, menurut para tersangka kejadian itu berawal ketika sepekan sebelum kejadian, kelompok korban bernama Geng ABCD menantang duel kelompok pelaku yang bernama Geng Kampung Hening melalui media social. Namun tantangan itu ditolak.
Hingga kemudian pada Jumat (7/6), gantian kelompok pelaku melakukan tantangan terhadap kelompok korban melalui media sosial yang sama hingga sepakat bertemu di lokasi kejadian. "Ketika bertemu, tawuran tidak terhindar dan pelaku yang membawa senjata tajam langsung membacok korban hingga tewas di lokasi kejadian," imbuhnya. (Z-2)
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
POLRES Metro Jakarta Barat menangkap ujuh remaja bersenjata tajam yang hendak tawuran di Jalan Kemanggisan Pulo, Palmerah, Minggu (11/1) sekitar pukul 04.00 WIB.
Riyoso dianggap sebagai sosok kunci karena memegang jabatan strategis dan memiliki peran sentral dalam pemerintahan Sudewo sejak 2025.
KPK kembali menggeledah lokasi di Kabupaten Pati dan mengangkut tujuh koper dari sebuah koperasi yang diduga terkait kasus Bupati Pati nonaktif Sudewo.
Kasus ini bermula ketika KPK melakukan OTT ketiga di tahun 2026 di Kabupaten Pati pada 19 Januari lalu yang menangkap Sudewo.
Aparatur desa yang mendapatkan jabatan melalui skema pemerasan cenderung akan terjebak dalam pola pikir balik modal.
Praktik lancung Bupati Pati Sudewo bermula saat Pemerintah Kabupaten Pati mengumumkan rencana perekrutan perangkat desa untuk Maret 2026.
KPK menggelar OTT di Pati dan menangkap sejumlah pejabat daerah. Identitas dan perkara masih didalami, status hukum diumumkan dalam 1x24 jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved