Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 17 remaja diamankan aparat Polresta Surakarta setelah terlibat aksi perang sarung di kawasan perbatasan Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo, Selasa (17/2/2026) dini hari. Keributan yang terjadi di Jalan Kencur No. 25 Sawah, Kwarasan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo itu sempat membuat warga resah karena mengganggu waktu istirahat.
Warga setempat memergoki dua kelompok remaja yang terlibat aksi tersebut lalu mengamankan mereka ke Kelurahan Joyontakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, sebelum diserahkan ke polisi. Para remaja kemudian dibawa petugas ke kantor kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Res PPA dan PPO Komisaris Ratna Karlina Sari mengatakan peristiwa itu benar terjadi dan seluruh remaja telah diamankan aparat. “Benar ada kejadian perang sarung antara dua kelompok di bawah umur,” ujarnya.
Ia menjelaskan tidak ada korban luka karena warga segera melerai sebelum situasi memburuk. “Ya berpotensi ada korban luka, kalau tidak cepat dilerai. Informasi yang masuk ke piket Polresta Surakarta terbilang cepat, sehingga 17 anak itu kita amankan,” lanjutnya.
Berdasarkan kronologi, dua kelompok remaja sebelumnya telah berkomunikasi sekitar Pukul 20.00 WIB dan bersepakat melakukan perang sarung. Pada waktu yang ditentukan, kelompok pertama datang dengan jumlah lebih sedikit dibanding kelompok lawan sehingga bentrokan tidak seimbang sebelum akhirnya dipergoki warga.
Kapolresta Surakarta Kombes Catur Wahyono Wibowo mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama selama Ramadan yang kerap menjadi waktu berkumpul remaja menjelang maupun setelah sahur. (WJ/I-1)
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
POLSEK Tarogong Kidul Polres Garut membubarkan aksi perang sarung yang dilakukan oleh puluhan pemuda di Jalan Proklamasi, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut
Perang sarung bukan sekadar kenakalan remaja, namun juga berpotensi mengarah pada tindak pidana
Polda Jawa Barat melarang sahur on the road, perang sarung, dan balapan liar selama Ramadhan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.
Aksi perang sarung tersebut pun dapat dibubarkan oleh seorang ibu-ibu menggunakan sapu.
perang sarung bukan sekadar permainan, melainkan tindakan yang berpotensi melanggar hukum dan membahayakan keselamatan jiwa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved