Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI ugal-ugalan puluhan remaja saat konvoi dengan berdalih akan membagi-bagi takjil, di sejumlah ruas jalan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/4) diamankan anggota Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Kota Makassar.
Aksi kejar-kejaran sempat terjadi, antara para remaja yang sebagian besar adalah pelajar dengan kepolisian, yang sempat memblokade jalan, tepatnya di Jalan RA Kartini, agar mereka tidak melarikan diri.
Meski ada beberapa yang memaksakan diri untuk kabur, dengan menancap gas, tapi tetap berhasil diamankan. Lantaran kegitan mereka sangat meresahkan pengguna jalan lain, bahkan membuat celaka.
Baca juga : Marak Tawuran, Pengamat Sosial: Kondisi Emosional Remaja Cenderung Masih Tinggi
AKBP Darminto, Kepala Bagian Ops Polrestabes Makassar pun mengungkapkan, pihaknya mengamankan sebanyak sekitar 50 remaja, yang sebagian besar adalah pelajar sekaligus motor.
Bahkan sempat melukai pengguna jalan. "Ada juga yang membawa petasan juga kembang api, lalu dibalar dan diarahkan ke orang atau pengguna jalan. Itu kan sangat berbahaya. Tadi ada anggota (kepolisian) yang terluka tangannya, karena keserempet dan jatuj," ungkap Darminto.
Saat ini, remaja-remaja yang diamankan bersama motornya masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Kota Makassar beserta motor yang mereka gunakan konvoi.
Baca juga : Polisi Amankan 10 Remaja Terlibat Perang Sarung di Jakarta Selatan
Bahkan untuk memberi efek jera, mereka diminta membuka baju, jalan jongkok, tengkurap, dan mendorong motor dari lokasi penangkapan hingga ke Mapolrestabes Makassar yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer.
"Sungguh saya berharap, tidak ada lagi adik-adik saya yang pelajar ini melaksanakan arak-arakan dengan dalih berbagi takjil. Kalau mau berbagi dengan baik," seru Darminto.
Karenanya, pihak kepolisian melakukan operasi setiap hari, baik pagi, siang juga malam hari. Dan untuk motor yang diamankan, tentu kena tilang dan baru bisa diambil kembali setelah lebaran Idul Fitri. (LN/Z-7)
Upaya pencegahan bunuh diri pada remaja dinilai perlu dimulai dari penguatan “jaring pengaman” di lingkungan terdekat, terutama sekolah dan keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Rangkaian acara Silatnas dirancang komprehensif, mencakup simposium, peluncuran program strategis, hingga kegiatan sosial.
HGI City Cup 2026 merupakan satu rangkaian kompetisi domino berbasis strategi (mind sport).
AKSI perampokan disertai pembakaran terjadi di Toko Emas Logam Mulia, Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2) siang.
Polrestabes Makassar mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) dari sebuah toko di Jalan Kandea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Untuk mendukung proyek waste to energy ini, Pemkot Makassar menyiapkan lahan seluas 5 hingga 7 hektare di sekitar TPA Antang.
kehadiran Mr J nantinya akan memberikan dampak signifikan bagi perjalanan politik PSI ke depan.
Penemuan jenazah keempat ini cukup dramatis. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di dalam jurang sedalam 300 meter dari puncak gunung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved