Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Barat sudah menimpa 5.653 warga. Sebanyak 41 di antaranya meninggal dunia.
"Saya sudah menginstruksikan dan meminta seluruh rumah sakit siaga mengantisipasi peningkatan jumlah kasus DBD," ujar Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, Minggu, (3/3).
Untuk langkah pencegahan, lanjutnya, Dinas Kesehatan Jawa Barat dan seluruh puskesmas akan terus melakukan edukasi pada warga agar kasus bisa ditekan. Layanan kesehatan yang siaga, bisa berbarengan dengan masyarakat untuk mengurangi angka kasus.
Baca juga : Dua Pelajar SD Cimahi Meninggal Dunia akibat Demam Berdarah
Dia mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Warga harus bergerak bersama agar di lingkungannya tidak banyak terdapat genangan air yang menjadi sarang nyamuk penyebab DBD.
Angka kasus DBD di Jawa Barat selama 2024 telah mencapai 5.653 kejadian. Jumlah kematian terus bertambah dan sudah mencapai 41 orang meninggal dunia.
"Kita harus bersama-sama melakukan upaya agar jumlah korban DBD tidak terus bertambah," tandas Bey.
(Z-9)
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Gejala DBD umumnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit.
Peneliti internasional menciptakan jamur Metarhizium beraroma bunga yang mampu menarik dan membunuh nyamuk pembawa penyakit seperti malaria dan demam berdarah.
Di sini dipastikan hampir 200 juta nyamuk mencapai kematangan seksual sebelum dilepaskan untuk bereproduksi.
Setiap tahunnya, dunia mencatat ratusan juta kasus malaria. Selain dikenal sebagai penyebab malaria, nyamuk juga menjadi pembawa penyakit lain seperti demam berdarah.
Pada anak, gejala DBD akan semakin parah karena kekebalan tubuhnya tidak sekuat orang dewasa.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved