Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Sti Nenot'ek menyebutkan saat ini muncul daerah tekanan rendah di wilayah Australia bagian Utara yang dapat meningkatkan potensi hujan di Pulau Timor pada Selasa (27/2).
"Waspada akan potensi bencana hidrometeorolgi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalanan licin, rusaknya atap bangunan dan fasilitas umum. Khusus daerah bertopografi curam atau bergunung, waspada akan potensi tanah longsor saat hujan dengan durasi panjang," ujarnya di Kupang, Senin (26/2).
Selain itu, terdapat daerah pertemuan angin di wilayah NTT yang juga menyebabkan terjadinya peningkatan potensi hujan antaa 6-20 knot per jam, serta Gelombang Equatorial Rosby diprakirakan aktif di sekitar wilayah ini.
Baca juga : BMKG Ingatkan Sultra Soal Ancaman Cuaca Ekstrem
Di perairan, tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Sape bagian seltan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu, Perairan Selatan Kupang hingga Rote, serta Samudera Hindia selatan Kupang hingga Rote.
Terkait cuaca buruk tersebut, BMKG mengingatkan armada pelayaran yang beroperasi di NTT waspada, sebab kecepatan angin lebih dari 15 knot per jam dan tinggi gelombang lebih dari 1,5 meter berisiko tingggi terhadap
keselamatan pelayaran.
Masyarakat yang bermukim atau beraktivitas di dekat area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta selalu wasapda. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang turun di Kota Kupang sejak Senin siang, namun tidak memicu banjir seperti yang terjadi pada Kamis pekan lalu yang mengakibatkan ruas ruas jalan tergenang air dengan ketinggian 30 centimeter.
Sejumlah lokasi yang tergenang air seperti di Jalan Frans Seda, Jalan Suverdi di Kelurahan Oebufu, dan Jalan Manafe di Kelurahan Kayu Putih memicu kemacetan arus lalu lintas.
Warga Kelurahan Kayu Putih, Esau Taek menyebutkan genangan air muncu lantaran tidak tesedia drainase di permukiman penduduk. Di sejumlah lokasi tersedia drainase namun dalam kondisi rusak. "Persoalan utama genangan air adalah tidak ada drainase, ada drainase pun sudah penuh dengan tanah, batu, dan sampah tetapi tidak pernah dibersihkan," sebutnya. (Z-6)
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
PRAKIRAAN cuaca Kupang hari ini 24 Maret 2024 dilanda cuaca buruk. Oleh karena itu, aktivitas transportasi laut di wilayah Kupang terganggu di sejumlah perairan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
SEBUAH bangunan sekolah dasar (SD) di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), roboh.
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved