Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Semarang mengambil sejumlah strategi untuk mengantisipasi kenaikan harga beras terutama beras premium lokal.
Pemantauan kestabilan harga beras akan jadi fokus utama dengan harapan memberikan kepastian dan ketenangan bagi masyarakat khususnya menjelang Ramadan.
"Di antaranya, Pemkot Semarang menggelar program Pasar Murah dan Aman (Pak Rahman), bekerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan)," ujar Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, dalam keterangan tertulis, hari ini.
Baca juga : Polda Jawa Tengah Turunkan Satgas Pangan Telusuri Kelangkaan Beras
Mbak Ita, biasa dia disapa, menjelaskan program ini diharapkan dapat memberikan suplai beras murah dengan harga terjangkau dan menjaga keberlanjutan kebutuhan masyarakat.
Pemkot Semarang juga, kata dia, aktif memonitor harga dan ketersediaan beras serta memonitor harga bahan pokok lain sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok.
"Upaya ini bukan hanya langkah jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi pengendalian inflasi dan harga bahan pokok secara menyeluruh," kata Mbak Ita.
Baca juga : Perum Bulog Pastikan Ketersediaan Beras selama Ramadan dan Lebaran
Terkait dengan itu, ia juga mengapresiasi kunjungan Mendag Zulkifli Hasan ke pasar tradisional Kota Semarang pada Selasa (20/2) lalu.
Pada kesempatan itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah akan melibatkan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menyuplai beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 250 ribu ton per bulan.
Beras SPHP itu dijual dengan harga lebih murah sehingga memberikan alternatif terjangkau bagi masyarakat di tengah kenaikan harga beras premium.
Baca juga : Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu Per Kg. Naik Rp40 Ribu!
"Meski harga beras premium lokal mencapai Rp85 ribu per 5 kilogram, harga beras medium SPHP tetap stabil dan terjangkau sekitar Rp11 ribu per kilogram. Saya pastikan ketersediaan beras di pasaran akan dijamin oleh pemerintah melalui program SPHP," ujar Mbak Ita.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk beralih sementara ke beras subsidi sebagai alternatif berkualitas baik.
"Melalui kerja sama dengan Bulog, rencana pemerintah yang membanjiri pasar dengan beras SPHP bisa memberi pilihan terjangkau dengan kualitas yang sebanding dengan beras premium," tutup Mbak Ita.
Baca juga : Harga Beras Bertahan Tinggi, Penggilingan Minim Untung
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang Bambang Pramusinto memastikan stok beras di Bulog aman dalam 1,5-2 bulan ke depan melalui kerja sama dengan Bulog Kancab Semarang dan operasi pasar.
Dinas Ketahanan Pangan juga gencar melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui Pak Rahman pada beberapa titik lokasi yakni, kelurahan, kecamatan, tempat ibadah, dan perusahaan (dengan sasaran karyawan).
"Sudah teragendakan 14 titik kegiatan GPM Pak Rahman sampai Ramadan. Pada Januari lalu, Dinas Ketahanan Pangan sudah melaksanakan GPM Pak Rahman sebanyak 26 kali," pungkasnya. (S-2)
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
UPAYA Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Pasar Murah Rakyat melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan harga.
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Angin puting beliung menerjang di sejumlah daerah seperti Pati, Kota dan Kabupaten Semarang menimbulkan kerusakan bangunan dan pohon tumbang.
KOMUNITAS Pecinan Semarang kembali menghidupkan tradisi Pasar Imlek Semawis 2026 sebagai ruang perayaan budaya yang inklusif sekaligus penggerak ekonomi rakyat.
Pasar Semawis ini kembali digelar untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Semarang.
Lonjakan harga hingga 100 persen terjadi pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, disusul cabai rawit merah sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp90 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved