Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR pasang air laut (rob) kembali melanda beberapa daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Semarang, dan Demak dengan ketinggian 20-90 centimeter.
Kondisi terparah adalah di Demak yang sudah puluhan tahun menjadi langganan rob. "Waspada rob terjadi pukul 00.00 WIB-03.00 WIB, tinggi laut pasang sekitar 110 centimeter," kata Kordinator Bidang Observasi BMKG Tanjung Mas Semarang Ganis.
Peringatan banjir rob ditujukan terutama bagi warga yang berada dan beraktivitas di pesisir Pantura. Rob diperkirakan datang pada dini hari sehingga warga diminta dapat meletakkan barang, terutama elektronik di tempat tinggi.
Beberapa warga ketiga daerah tersebut mengaku mulai kembali merasakan rob. Bahkan di Sayung, Demak, rob merendam perkampungan hingga radius tiga kilometer dari bibir pantai.
"Saya mau mengantar istri ke pasar tapi harus berjuang melintasi banjir rob," ujar Bambang, warga Tugu, Kecamatan Sayung, Demak.
Bupati Demak Eisti'anah mengatakan hingga saat ini belum mampu mengatasi banjir rob di daerahnya, namun upaya terus dilakukan dengan memberikan bantuan kepada warga terdampak seperti membangun rumah apung dengan anggaran diberikan Rp50 juta per rumah serta menggelontorkan anggaran tidak terduga dari APBD Demak.
Baca juga:
> Korban Rob Demak Digelontor Bantuan Pembangunan Rumah Apung
> Cegah Banjir Rob, Pemprov DKI Lanjutkan Bangun Tanggul NCICD
"Kita terus berkoordinasi dengan Pemrov Jateng dan pusat untuk mengatasi ini, anggaran dimiliki pemerintah daerah terbatas apalagi untuk membangun tanggul laut," ungkapnya.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu secara terpisah mengatakan setelah pembangunan tanggul laut sepanjang 1,5 kilometer setinggi tiga meter di Tambaklorok, Kota Semarang saat ini memasuki tahap akhir dan diperkirakan akhir tahun mendatang sudah selesai.
Selesainya pembangunan tanggul laut itu, lanjut Hevearita Gunaryanti Rahayu, diharapkan akan dapat mengatasi rob yang terjadi di Kota Semarang. "Masih ada kendala pembebasan lahan 12 bidang," imbuhnya.
Hal serupa juga diungkapkan Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Aslan Djunaid bahwa pembangunan tanggul laut sepanjang 1,3 kilometer terus dikebut, sehingga tahun depan sudah dapat rampung. (Z-6)
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Perjalanan sejak pagi relatif lancar, namun kendala muncul saat memasuki wilayah Pekalongan akibat hujan lebat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved