Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Ustaz Sahabat (Usbat) menjalin kolaborasi dengan Tuan Guru Sahabat (TGS) Sumatera Utara membangun sebuah lapangan bulu tangkis untuk warga di Serdang Bedagai.
Lapangan mulai dibuat di Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara pada Sabtu (11/11).
Para relawan nampak bersemangat saat bahu membahu membangun lapangan tersebut. Tidak menghiraukan pakaian putih yang menjadi kotor, mereka tetap semangat saat bekerja sama dengan para warga untuk menyelesaikan pembangunan.
Baca juga: Ukuran Standar Lapangan Basket FIBA, Perbasi, dan NBA
Usbat dan TGS juga turut memberikan sejumlah bantuan material seperti semen dan pasir untuk mendukung pembangunan itu. Termasuk juga pemberian tiang lapangan dan jaring net sebagai syarat lapangan tersebut bisa dimainkan bulu tangkis.
Koordinator Daerah Usbat Kabupaten Serdang Bedagai, Bima Wardani Damanik mengatakan, dibangunnya lapangan tersebut adalah agar warga khususnya anak muda di daerah tersebut lebih giat dalam berolahraga.
Baca juga: Jokowi Beri Bintang Jasa Pratama ke Presiden FIFA Gianni Infantino. Ini Alasannya
Bila anak muda aktif dalam kegiatan olahraga, Bima menilai, hal itu bisa menjadi cara untuk mencegah mereka mengikuti berbagai kegiatan negatif.
"Diharapkan dari gotong royong ini, lapangan terbentuk dan bisa memacu semangat anak-anak muda kita, sehingga anak muda kita bisa terhindar dari bahaya narkoba dan memberikan hal-hal yang positif," ujar Bima.
Dia pun menyatakan bahwa Usbat dan relawan TGS Ganjar akan terus menjalin hubungan baik dengan warga di desa tersebut. Bahkan, pihaknya merencanakan akan menggelar turnamen di lapangan yang telah mereka bangun.
"Mengingat kita akan jadikan lapangan ini lapangan yang bagus, setelah itu kita sediakan turnamen." ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah TGS Sumut, Zulfi Andika menjelaskan, alasannya pihaknya membangun lapangan di daerah tersebut adalah karena tingginya antusias warga di sana akan olahraga.
"Kita dalam melaksanakan kegiatan, kita melakukan survei, ditentukan di wilayah ini, karena masyarakat sangat antusias dengan olahraga," katanya.
Dia melanjutkan, lapangan tersebut nantinya bukan hanya dipakai untuk olahraga bulutangkis. Namun juga bisa digunakan untuk berbagai kegiatan warga lainnya.
Bahkan relawan juga turut memberikan bantuan pengeras suara yang bisa digunakan warga untuk menggelar berbagai acara di lapangan tersebut.
"Kegiatan ini juga stimulan kami supaya masyarakat ini eksistensinya bertambah dalam bermasyarakat. Dengan adanya lapangan ini bisa memperkuat ukhuwah (persaudaraan) masyarakat di sini," pungkasya. (RO/Z-7)
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
Kepastian tiket babak 32 besar Ruichang Tiongkok Masters didapat Taufik/Apriyani usai memenangi duel melawan sesama wakil Merah Putih, Daniel Edgar Marvino/Lanny Tria Mayasari.
Rachel/Febi menyerah di tangan pasangan Tiongkok Bao Li Jing/Luo Xu Min di putaran pertama Swiss Terbuka dengan skor 9-21 dan 19-21.
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved