Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Satreskrim Polres Kota Surabaya menyatakan motif tersangka Gregorius Ronald Tannur membunuh kekasihnya, Dini Sera Afrianti adalah karena sakit hati. Hal ini terungkap usai melakukan pendalaman dengan menggelar rekontruksi dan gelar perkara
“Motifnya sakit hati, karena ada cekcok. Cekcoknya biasa karena yang bersangkutan masih terkontaminasi dengan alkohol,” ungkap AKBP Hendro Sukmono Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya kepada awak media di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (11/10).
Dalam kasus anak anggota DPR aniaya pacarnya hingga meninggal dunia ini, penyidik Polrestabes Surabaya telah menjerat tersangka dengan pasal primer, pasal pembunuhan KUHP pasal 338 subsider pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.
Baca juga: Ronald Tannur Peragakan 41 Adegan Penganiayaan Dini Sera, Banyak Fakta Baru Terungkap
Penerapan pasal pembunuhan sebagai pasal primer ini berbeda saat Gregorius Ronald Tannur ditetapkan sebagai tersangka. Saat itu, tersangka dijerat dengan pasal primer 351 ayat (3) dan atau pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara selama-lamanya 7 tahun.
Kasus anak DPR aniaya pacarnya hingga meninggal dunia ini berawal dari cekcok keduanya di tempat hiburan karaoke Blackhole KTV Club, Lenmarc Mall Jalan Mayjen Yono Suwoyo, Surabaya, Jawa Timur. Saat berada di lift tempat karaoke itu, tersangka memukul korban dengan botol minuman keras dan menendangnya.
Baca juga: Anak Aniaya Perempuan Hingga Tewas, Kekayaan Rp11 Miliar Edward Tannur Jadi Sorotan
Korban juga sempat dilindas tersangka dengan menggunakan mobilnya hingga terseret sejauh lebih kurang 5 meter di parkiran Lenmarc Mall. Dalam kondisi tidak berdaya dan lemas, tersangka membawanya ke tempat tinggal korban di Apartemen Orchard, Surabaya. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi nyawa korban sudah tidak tertolong. (Z-10)
Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus mendukung imbauan Kemenlu untuk menunda sementara perjalanan umrah ke Arab Saudi demi keselamatan jamaah di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Ketua Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Patijaya, menegaskan bahwa kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) perlu dievaluasi.
Hasbiallah Ilyas, meminta aparat penegak hukum transparan dalam penanganan kasus Fandi Ramadan, ABK Sea Dragon yang terancam hukuman mati dalam perkara 2 ton sabu.
Jaksa mendasarkan tuntutan mati karena Fandi dianggap bersalah tidak menolak atau memeriksa muatan kapal yang ternyata berisi sabu.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya meminta pemerintah bertindak tegas terhadap perusahaan yang melanggar kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved