Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Negeri mengajukan hukuman pidana mati kepada 73 orang terdakwa perkara narkoba di Sumatra Utara sepanjang 2023. sebanyak 16 tuntutan di antaranya telah diajukan dalam persidangan sepanjang September 2023.
Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) Yosgernold Tarigan menerangkan jajaran kejaksaan di wilayah hukumnya telah mengajukan tuntutan pidana mati terhadap puluhanterdakwa perkara narkoba. Tuntutan itu diajukan dalam persidangan-persidangan yang digelar sepanjang 2023.
"Kejaksaan sudah menuntut mati 73 terdakwa perkara narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) yang telah disidangkan di wilayah hukum Kejati Sumut," ungkapnya, Kamis (5/10).
Baca juga: Dua Kurir Narkoba di Makassar Divonis Mati
Dari jumlah terdakwa tersebut, sebanyak 16 orang di antaranya dituntut dalam persidangan selama September 2023. Tuntutan itu salah satunya diajukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdangbedagai (Sergai) terhadap sembilan terdakwa.
Kemudian oleh Kejari Langkat terhadap empat terdakwa dan oleh Kejari Asahan terhadap tiga terdakwa. Sebagian dari tuntutan itu sudah menjadi putusan tetap (inkrah) dan sebagian lagi masih proses banding dan peninjauan kembali (PK).
Baca juga: Polisi Periksa Zul Zivilia terkait Bandar Narkoba Fredy Pratama
Lebih jauh Yos menjelaskan, sebanyak sembilan terdakwa yang dituntut pidana mati oleh Kejari Sergai merupakan pengantar (kurir) sabu jaringan internasional. Mereka dibawa ke meja hijau dengan barang bukti sabu mencapai 50 Kg.
Tuntutan hukuman mati diajukan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Sergai pada Selasa 26 September 2023. Dengan nama-nama terdakwa antara lain Mat Jais alias Bulat bin Mat Jani, Sabran alias Sidik bin Shadan, Bukhari alias Enjang bin Rasip, Azwar alias Alang bin Zakaria dan Usman Ana alias Emang Bin Sukardi.
Kemudian Aidil Fitra Pohan Bin Zakaria Pohan, Irwan Syahputra alias Kinoy, Riza Zulham Nasution Bin Rachmad Nasution dan Heri Setiawan Bin Suryono. Dalam persidangan, mereka terbukti membawa sabu seberat 50 kilogram.
Mereka ditangkap para personel dari Mabes Polri pada Rabu 4 Januari 2023. Penangkapan dilakukan di tengah laut di wilayah perairan Desa Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai.
Menurut Yos, pidana mati adalah hukuman terberat menurut perundang-undangan pidana di Indonesia.
"Pidana ini merupakan hukuman untuk perbuatan yang merampas kepentingan umum yaitu jiwa atau nyawa manusia. Salah satu peraturan khusus yang mengatur tentang pidana mati di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009," jelas Yos.
Undang-undang itu mengatur tentang kejahatan narkotika dengan hukuman terberat berupa pidana mati. Namun demikian, menurut Yos, justru tindak pidana narkoba terus meningkat yang mana saat ini para pemakai narkoba bisa dengan mudah mendapat narkotika dan obat-obat terlarang.
"Pidana mati adalah hukuman terberat dan seharusnya ini menjadi contoh bagi generasi muda bahwa narkotika itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Keluarga dan agama adalah benteng utama dalam mendidik generasi muda agar tidak mudah tergoda dengan narkoba," tandas dia. (Z-10)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman merespons banjir gugatan uji materi KUHP Baru di MK. Ia menegaskan pasal zina dan hukuman mati justru lebih humanis.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman merespons gugatan uji materi KUHP baru di MK terkait pasal zina dan hukuman mati. Ia menyebut aturan baru lebih manusiawi.
Sejumlah undang-undang yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026 memperketat pengaturan mengenai penerapan hukuman mati di Indonesia.
Demokrat kecam keras Trump setelah ia menuduh enam anggota Kongres melakukan “perilaku subversif yang dapat dihukum mati” usai menyerukan penolakan terhadap perintah ilegal di militer.
Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina divonis mati terkait pembunuhan ratusan demonstran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved