Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA kebutuhan pokok pada sejumlah pasar tradisional di Kota Larantuka Kabupaten Flores Timur, salah satunya harga bearas melambung tinggi. Mulai dari beras berkualitas biasa hingga beras kualitas premium.
Pantaun di Pasar inpres kota Larantuka, kenaikan harga mencapai agak tinggi yakni Rp2.000 hingga Rp3.000 perkilogram.
Kenaikan harga beras naik terjadi sejak awal Agustus hingga saat ini dan di prediksi terus mengalami kenaikain harga.
Baca juga: Mentan Targetkan Produksi Beras pada 2024 Capai 55,42 Ton
Kanaikan harga beras menjadi Keluhan pedagang Dan para Pembeli pasar di inpres kota Larantuka.
Sementaraa itu, salah satu Pembeli atau warga, Yuliana hera mengatakan harga beras di pasar inpres Larantuka naik drastis hingga Rp15 ribu perkilogram dan beras satu karung 50 kg mencapai Rp700 ribu. Menurutnya biasanya harga perkilogram Rp13 ribu, namun melonjak hingga Rp15 ribu perkilogram.
Baca juga: Harga Beras Tinggi Dipicu Panen Berkurang, Operasi Pasar Segera Dilakukan
Ia berharap pemerintah setempat segera menstabilkan harga. Agar masyarakat menengah ke bawah mampu membeli beras yang kini harganya sulit dijangkau. (Z-10)
MENTERI Perdagangan Budi Santoso memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan pasokannya tersedia menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
MENJELANG Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Imlek, puasa Ramadan, dan Idul Fitri 2026, bahan pangan di DIY dalam kondisi aman, baik dari stok maupun harga.
Menjelang bulan suci Ramadan 2026, aktivitas perdagangan di Pasar Jatinegara belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Sidak ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi penimbunan, permainan harga, maupun kelangkaan bahan pangan
MENJELANG Perayaan Imlek dan Ramadan 2026, harga sejumlah bumbu dapur di Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung (Babel), mengalami lonjakan.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
KENAIKAN harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, yang menembus hampir Rp1 juta per karung memicu respons cepat pemerintah.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved