Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, mengungkapkan AJ, tersangka pelaku penganiayaan Zaharman, guru SMAN 7 Rejang Lebong, merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan beberapa tahun lalu. Ia pernah mendekam di penjara selama 2,5 tahun.
"Tersangka AJ ini merupakan residivis perkara pencurian dengan kekerasan di 2014 dan menjalani hukuman selama 2,5 tahun di Lapas Kelas IIA Curup," kata Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong Denyfita Mochtar di Bengkulu, Senin (7/8).
AJ yang sempat kabur akhirnya menyerahkan diri kepada polisi Sabtu (5/8) malam. Ia bersembunyi selama empat hari setelah menganiaya guru dari anaknya dengan menggunakan ketapel. Guru tersebut kini mengalami kebutaan di mata sebelah kanan.
Baca juga: Empat Polisi di Sumut Disekap dan Disiram Air Keras saat Hendak Tangkap Pelaku Pembunuhan
AJ dijerat dengan pasal berlapis dalam kasus penganiayaan berat yang dilakukan dengan direncanakan terlebih dahulu terhadap seorang pegawai negeri yang menjalankan pekerjaan yang sah.
"Sebagaimana dimaksud dalam primer pasal 356 ayat (2) KUHP juncto pasal 355 ayat (1) KUHP subsider pasal 354 ayat (1) KUHP lebih subsider pasal 353 ayat (1) dan ayat (2) KUHP lebih subsider pasal 351 ayat (1) dan ayat (2) KUHP dengan hukuman penjara paling lama 16 tahun," jelas Denyfita.
Baca juga: KPAI Pastikan Kawal Kasus Anak Ketua DPRD Ambon Sampai Tuntas
Sementara itu, dalam pengakuannya, Aj menyatakan dirinya emosi setelah menerima laporan dari anaknya, PDM, yang mengaku ditendang oleh korban karena dituduh merokok di lingkungan sekolah.
Sedangkan untuk pengaduan dari anak tersangka (PDM) atas tindak kekerasan yang dialaminya oleh korban (Zaharman), tambah dia, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihaknya.
Kasus penganiayaan guru olahraga SMAN 7 Rejang Lebong itu bermula saat korban mendapati siswa merokok di dalam lingkungan sekolah ketika jam belajar aktif. Korban menindak murid yang merokok itu dan selanjutnya sang murid ini pulang ke rumah dan memanggil orang tuanya.
Selanjutnya orang tua murid, berinisial AJ, datang ke SMAN 7 Rejang Lebong dengan membawa sebilah pisau dan ketapel. Setelah bertemu guru tersebut, ia langsung mengarahkan ketapel sehingga mengenai mata sebelah kanan. Melihat korban berdarah, pelaku langsung melarikan diri. (Ant/Z-11)
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved