Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya KH Ate Mushodiq mengaku siap berdebat dengan MUI dan Nahdlatul Ulama (NU) soal pernyataannya yang menyudutkan lembaga dan ulama, hingga memuji Pimpinan Ma’had Al-Zaytun, Panji Gumilang.
Hal itu terjadi saat ia menghadiri kegiatan Syukuran 77 Tahun Syaykh Al-Zaytun pada 30 Juli 2023 di Indramayu, Jabar.
"Saya siap mempertanggungjawabkan pernyataan yang disampaikan saat acara Al-Zaytun melalui Youtube, dan saya juga bertanggung jawab dunia akhirat karena saya pernah mesantren dan belajar. Akan tetapi, harus berdasarkan literasi baik UUD (Undang-Undang Dasar 1945) atau Alquran dan hadits," kata Kiai Ate Musodiq, Kamis (3/8).
Baca juga : Puji Pimpinan Al-Zaytun, MUI Tasikmalaya Copot KH Ate Mushodiq sebagai Ketua
Pernyataannya dalam acara ulang tahun ke-77 Panji Gumilang itu dicap kontroversial karena menyinggung lembaga dan ulama dengan narasi yang menyudutkan.
"Saya sebagai kiai kampung dari Tasikmalaya sebenarnya ingin silaturahim saja. Tidak akan memberikan nasehat. Karena saya bukan mujtahid. bukan mursyid. Termasuk MUI, ilmunya standar. Ilmunya MUI Pusat mah standar Pak Panji. Tidak ada mujtahid dan tidak ada mursid di Indonesia. Saya tantang sok dialog dengan saya," ucap Kiai Ate, seperti dilihat dalam akun Youtube Al-Zaytun Official.
Baca juga : MUI Keluarkan Fatwa Penistaan Agama Panji Gumilang
Dalam pidatonya saat itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya itu juga memuji Panji Gumilang. Kiai Ate bahkan memberikan gelar mujaddid (pembaru) kepada Panji Gumilang.
Pada Selasa, 2 Agustus 2023, musyawarah pengurus MUI Tasikmalaya akhirnya memutuskan untuk memberhentikan KH Ate Mushodiq dari jabatan Ketua Umum MUI Kota Tasikmalaya.
Dalam merespons pencopotan dirinya, Kiai Ate mengatakan, dirinya sudah siap bertabayun dengan MUI. Tapi, tidak ada yang mengajaknya berdikusi.
"Saya maunya dialog secara langsung soal Al-Zaytun tapi tidak ada yang tanya, semua takut sama saya, mereka tidak berani dan padahal, saya sudah menyiapkannya siapa pun yang menyalahi akan saya hadapi. Pernyataan yang disampaikan dalam syukuran itu, merupakan pikirannya sesuai dengan pasal 28 UUD 1945," ujarnya.
Menurutnya, UUD 1945 bersifat mengikat, termasuk kepada warga NU dan salah satu penyusun UUD 1945 adalah KH Hasyim Asy'ari, yang merupakan pendiri NU.
"Saya berhak menyampaikan pendapat karena jaminan UUD, dan terkait persoalan di Al-Zaytun, saya siap bertanggung jawab pernyataan tersebut karena merupakan pikirannya sesuai dengan pasal 28 UUD 1945. Namun, untuk mendapat kebenaran hsrus melakukan dialog untuk memberikan gagasan dan mencerdaskan bangsa," paparnya. (Z-4)
Prabowo Subianto menyatakan telah menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, untuk pembangunan gedung MUI
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
Sebelumnya, Ma'ruf Amin menjabat posisi Ketua Dewan Pertimbangan MUI pada periode 2020-2025 dan sebagai ketua umum pada periode 2015–2020.
ANWAR Iskandar kembali mengemban amanah sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 menegaskan beratnya amanat yang dipikul
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Kediri, Jawa Timur ini terpilih melalui sistem musyawarah mufakat menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi atau sistem formatur yang terdiri dari 19 orang.
MUI menekankan pentingnya standardisasi DAI dalam berdakwah sehingga kejadian yang dilakukan Elham Yahya atau Gus Elham yang mencium anak perempuan tak terulang.
PETINGGI Al-Azhar Kairo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas komitmen dalam percepatan dan pengembangan SDM unggul yang moderat
"Jadi hubungan antara ulama dengan umara itu dalam periode ini sangat bagus ya. Saya kira itu sangat positif untuk bangsa kita seperti sekarang ini,"
DALAM pertemuan ilmiah para ulama dan ahli fikih yang digelar di Pesantren Al-Arbain Demak, para ulama dan ahli fiqih meyoroti tentang klaim keturunan nasi Muhammad SAW di masyarakat.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
BNPT mengunjungi pondok pesantren asuhan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved