Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MABES Polri angkat bicara soal pernyataan Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang perintah tembak mati begal yang dinilai sudah sangat meresahkan.
"Tindakan tegas terukur itu memang diatur oleh Undang-undang dalam rangka melindungi masyarakat, namun bukan berarti dilegalkan dalam setiap peristiwa," kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho (14/7).
Sandi menyebutkan polisi dapat melepaskan tembakan terhadap pelaku kejahatan dalam kondisi tertentu.
Baca juga : Polda Metro Amankan Perampok yang Mengincar Minimarket
"Sepanjang untuk melindungi masyarakat, sepanjang untuk melindungi diri dalam rangka penegakan hukum atau pelaksanaan tugas itu memang ada aturan yang bisa menjelaskan hal tersebut," sebut nya.
Baca juga : Kasus Begal Disertai Pembacokan Makin Menggila di Depok
Lebih lanjut, Sandi menyebutkan bahwa pihaknya saat ini tidak hanya mengedepankan penegakan hukum. Akan tetapi juga mengedepankan proses pencegahan terjadinya tindak kejahatan.
"Polisi saat ini bukan mengedepankan penegakan hukum, tapi polisi mengedepankan masyarakat menjadi polisi untuk diri sendiri dan lingkungan," pungkasnya.
Diketahui, Walikota Medan, Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution mendorong kepada polisi untuk tembak mati begal dalam cuitan di Twitter beberapa waktu lalu.
"Saya baru saja mendapatkan informasi bahwa Kapolrestabes Medan beserta jajarannya telah berhasil menembak mati salah satu pelaku begal sadis yang sangat meresahkan," tulis cuitan akun pribadi Bobby, @bobbynasution_
"Hal ini sangat kami apresiasi, karena begal dan pelaku kejahatan tidak punya tempat di Kota Medan karena sangat mengganggu ketenangan dan keamanan masyarakat," sambungnya. (Z-8)
Kedua pelaku diduga membawa senjata api laras panjang dan senjata tajam jenis samurai.
Polisi berusaha memasuki desa Saint Louis dekat ibu kota Noumea, Pacific Desk Radio Selandia Baru melaporkan pada hari Kamis.
Organisasi yang berseberangan dengan paham NKRI tersebut juga membakar Helikopter Jenis IWN, MD-500 ER PK di Distrik Alama
Dua anjing yang masih berkeliaran ditembak mati petugas saat eliminasi selektif hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Otoritas Turki telah menangkap dua pria bersenjata yang menembak mati satu orang di momen kebaktian di sebuah gereja Katolik di Istanbul, Turki, Minggu (28/1).
Enam warga Palestina, termasuk satu anak di bawah umur, ditembak mati oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu (25/11) malam dan Minggu (26/11) dini hari.
Boyamin menyebut KPK pilih kasih kepada sejumlah saksi dalam kasus rasuah pembangunan jalan di Sumatra Utara.
GUBERNUR Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Sumut pada 2026 sebesar 7,9 persen atau menjadi Rp3.228.971 daripada 2025.
Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut tahun 2026 sebesar Rp3.228.971.
DEWAN Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap penyidik yang menangani kasus dugaan korupsi pembangunan jalan Sumut.
KPK tidak mau menyampuri keputusan Dewas yang mengusut laporan tersebut. Tapi, KPK mengeklaim penyidik sampai jaksa tidak melakukan kesalahan.
Dewas KPK memanggil Kasatgas Rossa Purbo Bekti untuk mengklarifikasi aduan terkait tidak dipanggilnya Bobby Nasution dalam kasus rasuah proyek jalan di Sumut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved