Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA anjing yang masih berkeliaran ditembak mati petugas saat eliminasi selektif hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini dilakukan untuk memutuskan rantai penyebaran virus rabies.
Sejumlah petugas gabungan yang terdiri linmas, Satpol PP, dan TNI Polri menyisir permukiman warga untuk melakukan eliminasi selektif hewan penular rabies (HPR) di Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Setidaknya terdapat dua anjing yang ditembak petugas karena diduga tertular virus rabies.
Baca juga : Sikka Mencekam, Anjing Gigit Dua Bocah Hingga dilarikan ke Faskes
HPR yang sudah dieliminasi selanjutnya kepala HPR dibawa ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ini untuk memastikan HPR tersebut sudah tertular rabies atau tidak.
Selain melakukan elimanasi selektif, petugas gabungan ini pun mengimbau kepada masyarakat, "Agar selalu waspada terhadap HPR dengan mengikat atau mengandangkan dan merelakan HPR untuk divaksin petugas," ujar Kasat Pol PP dan Damkar Sikka, Adeodatus Buang Da Cunha.
Elimanasi selektif HPR akan terus digencarkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus rabies di Kabupaten Sikka.
Pasalnya, saat ini Pemkab Sikka masih menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies dengan total kasus gigitan mencapai 950 kasus. Lima orang di antaranya meninggal dunia. (Z-2)
Studi terbaru mengungkap dua peristiwa pendinginan global mengubah bentuk tubuh hewan karnivora dari musang menjadi kucing dan beruang. Simak faktanya!
Penelitian terbaru menemukan DNA serigala masih tersisa pada mayoritas ras anjing modern.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science ini menganalisis 643 tengkorak anjing dan serigala baik modern maupun purba yang berusia hingga sekitar 50.000 tahun.
Pergub diharapkan akan bermanfaat terutama untuk melindungi hewan-hewan peliharaan yakni anjing dan kucing.
Terlebih rencana ini sudah lama menjadi aspirasi konstituen PDI Perjuangan, partai yang menjagokan Pramono Anung-Rano Karno dalam Pilkada 2024.
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Kasus rabies pun terus meningkat di beberapa kota dan negara, sehingga kewaspadaan pemilik hewan sangat dibutuhkan. Dengan pencegahan yang tepat, risiko rabies
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved