Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan dini ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (16/5) pagi. Peringatan dini BMKG bersamaan datangnya musim kemarau di 22 kabupaten dan kota.
Dari peta daerah rawan kebakaran yang disampaikan BMKG, hanya beberapa kecamatan di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur di Pulau Flores serta Timor Tengah Selatan di Pulau Timor yang relatif aman dari ancaman karhutla, sedangkan wilayah kabupaten lainnya masuk zona merah atau sangat mudah terbakar. "
"Sangat mudah terbakar adalah alang-alang dan dedaunan yang biasanya menutup lantai hutan dan kondisi sangat kering dan sangat mudah terbakar," kata Kepala BMKG Stasiun El Tari Kupang, Aguns Sudiono Abadi.
Baca juga: 4 Kecamatan di Palangka Raya Rawan Kahutla
Sebaliknya, tambah Aguns, kategori hijau adalah alang-alang dan dedaunan yang biasanya menutupi lantai hutan dalam kondisi lembab dan sangat sulit terbakar. Namun kemarau berpotensi mengakibatkan alang-alang menjadi kering sehingga mudah terbakar.
Masyarakat diimbau tidak membuang puntung rokok di semak atau dedaunan yang telah mengering, karena bisa menimbulkan kebakaran besar.
Baca juga: Masuk Musim Kemarau, Cirebon Mulai Diterpa Angin Kencang
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT BMKG Rahmatullah Adji menyebutkan analisis curah hujan pada Dasarian I Mei 2023 dikategorikan hujan rendah. Namun ada beberapa wilayah masih mengalami hujan kategori hujan tinggi, dengan umumnya NTT masih mengalami hari hujan hingga hari tanpa hujan kategori menengah.
Selain itu, sebanyak 10 wilayah zona musim di NTT telah memasuki musim kemarau. "Untuk sobat yang berada di wilayah tersebut kami himbau menghemat penggunaan air dan tidak membuang puntung rokok sembarangan sebab hal ini dapat memicu kebakaran hutan dan lahan," ujarnya. (Z-3)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved