Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kalteng, ada 4 kecamatan di wilayah Palangka Raya yang selama ini kerap terjadi peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keempatnya adalah Kecamatan Jekan Raya, Sabangau, Bukit Batu, dan Pahandut.
"Bila berkaca dari dari peristiwa karhutla yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, maka Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah yang paling rawan potensi karhutla di Kota Palangka Raya, "Kata Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Senin (15/5).
Kemudian, jelas Emi, setelah Jekan Raya, yang juga masuk kategori paling rawan ialah Bukit Batu, Pahandut, dan terakhir Rakumpit, sebutnya. "Keempat wilayah kecamatan di Kota Palangka Raya ini, terus menjadi perhatian kami dalam hal pengendalian dan pencegahan karhutla," ungkapnya.
Baca juga:
> Masuk Musim Kemarau, Cirebon Mulai Diterpa Angin Kencang
> Kementan Siaga Pastikan Ketersediaan Komoditas Pertanian Aman di Musim Kemarau
Sebelumnya, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menetapkan status siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 3 bulan ke depan.
Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin pada Senin (8/5) Nomor 188.45/183/2023. Dalam SK tersebut dijelaskan status siaga bencana karhutla itu berlaku mulia 8 Mei hingga 5 Juli.
Baca juga: Puncak Musim Kemarau Terjadi di Agustus, BPBD DKI Antisipasi Kekeringan
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan penetapan status siaga itu dimaksudkan untuk menindaklanjuti peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang mengatakan Palangka Raya memasuki suhu terpanas mencapai 35,6 derajat celcius.
"Melihat kondisi struktur tanah di Kota Palangka Raya, suhu tersebut dikhawatirkan berpotensi menimbulkan bencana karhutla," katanya. (Z-6)
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
SUNGAI Kahayan di Palangka Raya, Kalteng, semakin meluap. Warga yang berada di Kelurahan Bereng Bengkel , diminta waspada terjadinya potensi banjir.
Untuk langkah antisipasi, Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalteng, akan turun ke pasar untuk megawasi agar tak terjadi lonjakan harga.
Seluruh elemen masyarakat di Kalteng khususnya di Kota Palangka Raya, diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik di tengah situasi kegiatan unjuk rasa yang sedang berlangsung.
“Pemko Palangka Raya tidak ingin menambah beban warga. Karena itu, tidak ada kebijakan menaikkan PBB-P2,”
SEORANG narapidana atas nama Henderikus Yoseph Seran Bin Anderias Seran dilaporkan melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Masyarakat jadi mengurangai jumlah pembelian dan itu mengakibatkan stok cabai di pedagang lambat habisnya,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved