Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Jelang Nataru, Pemerintah Awasi Ketat Harga Pokok di Pasar Palangka Raya

Surya Sriyanti
26/11/2025 21:55
Jelang Nataru, Pemerintah Awasi Ketat Harga Pokok di Pasar Palangka Raya
(MI/SURYA SRIYANTI )

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 sejumlah harga kebutuhan pokok warga selalu meningkat drastis akibat banyaknya permintaan masyarakat.

Untuk langkah antisipasi, Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalteng, akan turun ke pasar untuk megawasi agar tak terjadi lonjakan harga.

Penegasan itu dikatakan Wakil Wali Kota Achmad Zaini kepada wartawan di Palangka Raya, Rabu (26/11).

“Salah satu upaya efektif yang terus digencarkan pemerintah adalah Gerakan Pangan Murah (GPM). Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat dan terbukti mampu menekan potensi lonjakan harga di sejumlah komoditas penting,”ujarnya.

“Saat ini distribusi pangan murah telah menjangkau seluruh kelurahan di Kota Palangka Raya. Dari total 30 kelurahan, sebagian besar telah menerima bantuan,”terangnya.

“Di Kota Palangka Raya ini 30 kelurahan sudah mendapatkan semua, dan sudah 86 persen kita distribusikan. Masyarakat menerima beras 20 kilogram dan 4 liter minyak,” tambah mantan Kepala DLH Kota Palangka Raya itu.

Menjelang Nataru ini, kata dia, Pemko Palangka Raya  akan gencar melakukan sidak untuk melihat fluktuasi pergerakan harga bahan pokok. Frekuensi pemantauan di lapangan akan kita perbanyak, tegasnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga.

“Langkah ini sekaligus menjadi antisipasi agar masyarakat tidak terdampak gejolak harga yang sering muncul pada periode permintaan tinggi, khususnya menjelang perayaan Nataru,”pungkasnya. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya