Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di beberapa wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kemarau di wilayah Sumatra diprediksi hingga bulan Juni, Juli, bahkan Agustus terutama di bagian selatan yaitu di Sumatra Selatan dan Lampung, masih mengalami puncak musim kemarau.
"Poinnya adalah kita masih tetap perlu waspada bahkan mungkin siaga hingga bulan Agustus," kata Plt. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam Rapat Monitoring Karhutla, Senin (28/7).
Selanjutnya, fokus untuk Provinsi Riau diprediksi 10 hari pertama bulan Agustus curah hujan rendah yaitu 20 sampai 50 mm terutama di wilayah utara dan barat. Kemudian ada juga daerah yang mengalami curah hujan sedang yakni 50-75 mm dalam 10 hari, dan 75-100 mm dalam sehari. Kemudian pada 10 hari kedua curah hujan di Riau sudah mulai meningkat antara 50-150 mm dalam 10 hari hingga dasarian ketiga.
Berdasarkan data dari Fine Fuel Moisture Code (FFMC) menunjukkan tanggal 28 Juli masih mendapat pengaruh dari modifikasi cuaca. Sehingga potensi hujan masih terlihat. "Sejak Jumat, kebetulan awannya muncul di hari Jumat, sengaja dimaksimalkan sampai malam hari. Kemudian dilakukan modifikasi cuaca sehingga turun hujan," ucapnya.
Namun, cuaca asli mulai muncul sehingga lahan-lahan kembali mudah terbakar, dikhawatirkan hingga 30 Juli, kebakaran meluas di wilayah Riau. Diprediksi kebakaran bisa semakin meluas hingga 2 Agustus.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar. Karena secara alamiah, tanpa dibakar pun, cuacanya sudah mengondisikan itu sangat mudah terbakar," paparnya.
"Jadi mungkin perlu patroli yang lebih ketat di kala merah itu bermunculan. Tanpa dibakar pun bisa terbakar," sambungnya.
Meskipun modifikasi cuaca dilakukan dan sudah turun hujan, bukan berarti selamanya akan hujan kecuali nanti di bulan Oktober. Sehingga patroli diharapkan tetap terus dikuatkan, terutama di saat awan-awan hujan tidak terbentuk maksimal dan tingkat kemudahan lahan terbakar menguat.(M-2)
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BATAM diperkirakan mengalami cuaca umumnya berawan pada Jumat, 27 Februari 2026. Meski pada pagi hari kondisi relatif cerah berawan, hujan berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
BMKG engimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform Telegram yang mencatut identitas resmi Indonesia Earthquake Early Warning System (InaEEWS) secara ilegal.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
Zulkifli menegaskan bahwa tim krisis Provinsi akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap daerah-daerah yang mulai terdampak kebakaran.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar pemukiman penduduk di RT.14/RW.14 Desa Benteng Hulu, Siak, Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved