Jumat 20 Januari 2023, 17:10 WIB

Polisi Persempit Ruang Gerak Geng Motor di Lembang

Depi Gunawan | Nusantara
Polisi Persempit Ruang Gerak Geng Motor di Lembang

dok.mi
Ilustrasi geng motor

 

AKSI kekerasan kelompok bermotor atau geng motor di wilayah Bandung Raya membuat resah masyarakat. Apalagi mereka kerap mengganggu ketenangan warga hingga tak segan-segan menganiaya korbannya secara sadis.

Guna mengantisipasi aksi kriminalitas khususnya kejahatan jalanan di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pihak kepolisian berjanji siap mempersempit ruang sekaligus memerangi aksi kebrutalan geng motor.

"Sesuai arahan pimpinan, kami menyatakan perang terhadap geng motor, terutama kelompok yang mengganggu kondusivitas masyarakat," kata Kapolsek Lembang, Kompol Hadi Mulyana ditemui saat acara Jumat Curhat di Desa Lembang, Jumat (20/1).

Sejauh ini, Hadi menyatakan, di wilayah hukumnya masih kondusif dari gangguan kelompok geng motor. Namun demikian, sebagai kawasan yang sering dikunjungi warga luar, tidak menutup kemungkinan pecah keributan di wilayah Lembang.

"Khusus wilayah Lembang sampai saat ini belum ada laporan tindakan anarkis geng motor, tetapi kita jangan lengah. Maka dari itu kita berusaha mencegah agar tidak ada kesempatan bagi geng motor berulah. Kita adakan pembinaan kepada anak-anak sekolah dan merangkul komunitas motor agar mereka terlibat menjaga kondusifitas," bebernya.

Disamping itu, pihaknya menyiagakan anggota di titik-titik rawan dan mendeteksi tempat nongkrong anak muda serta menyebar Bhabinkamtibmas di tiap desa untuk menyampaikan imbauan kepada orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan putra-putrinya.

"Kita lakukan upaya preventif dan preemtif dengan pendekatan kepada orang tua supaya anaknya tidak terjerumus pergaulan geng motor. Jika tindakan mereka mengarah anarkis, barulah kita berikan tindakan tegas," jelasnya.

Selain geng motor, kepolisian juga akan memberikan tindakan pada pengendara motor yang menggunakan knalpot bising karena banyaknya keluhan dari masyarakat.

"Gangguan akibat knalpot bising ini sering disampaikan kepada kepolisian terutama pada malam hari di hari-hari tertentu seperti akhir pekan. Nanti kita berikan imbauan sekalian tindakan jika memang merugikan masyarakat," tambahnya.

Kepala Desa Lembang, Yono Maryono mengatakan, acara Jumat Curhat dijadikan kesempatan masyarakat untuk menyampaikan uneg-uneg terkait perkembangan situasi kamtibmas di wilayahnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya meminta kepolisian rutin mengadakan patroli karena akhir-akhir ini marak aksi curanmor serta gangguan kamtibmas lainnya.

"Curanmor serang marak, kami minta warga dan polisi bersama-sama menggencarkan siskamling lagi. Kepada kepolisian kita juga minta cek kosan sebab dikhawatirkan menjadi tempat prostitusi atau bahkan persembunyian teroris," kata Yono. (OL-13)

Baca Juga: Pesta Dangdut Tak Berizin Dibubarkan Malah Melawan, Empat ...

Baca Juga

Antara

Erick Thohit Gagas BUMNU, Gusdurian: Langkah Serius Mengentaskan Kemiskinan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 15:26 WIB
Alissa menuturkan PBNU bersama BUMN telah menyiapkan anggaran sebesar Rp15 miliar sebagai langkah awal ikhtiar menjalankan program...
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Dewan Dukung Kereta Api di Madura Dihidupkan Kembali

👤Faishol Taselan 🕔Kamis 09 Februari 2023, 14:58 WIB
Keberadaan transportasi massal seperti kereta api ini dinilai efektif, efisien dan tepat waktu itu betul-betul sangat menunjang pertumbuhan...
MI/Palce Amalo

Wabup Bantul: Mangrove untuk Upaya Selamatkan Lingkungan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 13:26 WIB
Penanaman bibit pohon mangrove di kawasan konservasi mangrove pesisir Baros, Desa Tirtohargo, untuk mendukung upaya penyelamatan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya