Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI kekerasan kelompok bermotor atau geng motor di wilayah Bandung Raya membuat resah masyarakat. Apalagi mereka kerap mengganggu ketenangan warga hingga tak segan-segan menganiaya korbannya secara sadis.
Guna mengantisipasi aksi kriminalitas khususnya kejahatan jalanan di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pihak kepolisian berjanji siap mempersempit ruang sekaligus memerangi aksi kebrutalan geng motor.
"Sesuai arahan pimpinan, kami menyatakan perang terhadap geng motor, terutama kelompok yang mengganggu kondusivitas masyarakat," kata Kapolsek Lembang, Kompol Hadi Mulyana ditemui saat acara Jumat Curhat di Desa Lembang, Jumat (20/1).
Sejauh ini, Hadi menyatakan, di wilayah hukumnya masih kondusif dari gangguan kelompok geng motor. Namun demikian, sebagai kawasan yang sering dikunjungi warga luar, tidak menutup kemungkinan pecah keributan di wilayah Lembang.
"Khusus wilayah Lembang sampai saat ini belum ada laporan tindakan anarkis geng motor, tetapi kita jangan lengah. Maka dari itu kita berusaha mencegah agar tidak ada kesempatan bagi geng motor berulah. Kita adakan pembinaan kepada anak-anak sekolah dan merangkul komunitas motor agar mereka terlibat menjaga kondusifitas," bebernya.
Disamping itu, pihaknya menyiagakan anggota di titik-titik rawan dan mendeteksi tempat nongkrong anak muda serta menyebar Bhabinkamtibmas di tiap desa untuk menyampaikan imbauan kepada orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan putra-putrinya.
"Kita lakukan upaya preventif dan preemtif dengan pendekatan kepada orang tua supaya anaknya tidak terjerumus pergaulan geng motor. Jika tindakan mereka mengarah anarkis, barulah kita berikan tindakan tegas," jelasnya.
Selain geng motor, kepolisian juga akan memberikan tindakan pada pengendara motor yang menggunakan knalpot bising karena banyaknya keluhan dari masyarakat.
"Gangguan akibat knalpot bising ini sering disampaikan kepada kepolisian terutama pada malam hari di hari-hari tertentu seperti akhir pekan. Nanti kita berikan imbauan sekalian tindakan jika memang merugikan masyarakat," tambahnya.
Kepala Desa Lembang, Yono Maryono mengatakan, acara Jumat Curhat dijadikan kesempatan masyarakat untuk menyampaikan uneg-uneg terkait perkembangan situasi kamtibmas di wilayahnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya meminta kepolisian rutin mengadakan patroli karena akhir-akhir ini marak aksi curanmor serta gangguan kamtibmas lainnya.
"Curanmor serang marak, kami minta warga dan polisi bersama-sama menggencarkan siskamling lagi. Kepada kepolisian kita juga minta cek kosan sebab dikhawatirkan menjadi tempat prostitusi atau bahkan persembunyian teroris," kata Yono. (OL-13)
Baca Juga: Pesta Dangdut Tak Berizin Dibubarkan Malah Melawan, Empat ...
AKSES Jalan Kolonel Masturi Lembang Kabupaten Bandung Barat tersendat akibat peristiwa kebakaran tempat usaha tambal ban sekaligus penjual bensin eceran.
Sebagai langkah perbaikan, Perhutani bersama pengelola legal mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak secara bertahap.
Latihan bersama digelar sebagai pemanasan menjelang event besar yang rencananya akan digelar setelah Lebaran.
Le Eminence Hotel Convention & Resort Ciloto, Puncak dan L’Eminence Golf & Resort Lembang, Bandung menjadi alternatif bagi para wisatawan yang ingin mendapatkan layanan optimal.
Runtuhan rumpun bambu menutup akses Jalan Kolonel Masturi, tepatnya di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1).
Diduga, aksi pencurian tersebut dilakukan akibat tekanan ekonomi.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved