Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang terus mengguyur sejak Rabu hingga Kamis (5/1) dini hari mengakibatkan belasan desa di empat kecamatan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terendam banjir. Bahkan warga di Kecamatan Jatibarang sempat mengungsi di Masjid Agung Al Ittihad Jatibarang.
Banjir melanda Kecamatan Brebes, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Songgom, dan Kecamatan Larangan. Banjir terjadi akibat luapan sejumlah sungai di wilayah masing-masing.
Di Kecamatan Jatibarang, sungai Cibiyuk meluap. Akibatnya, banyak rumah dan fasilitas umum lain terendam banjir.
Baca juga: Sebanyak 11 Kecamatan di Kabupaten Serang Terdampak Banjir
Sekertaris Camat Jatibarang, Eko Setyawan, menyampaikan di wilayahnya ada enam desa yang terendam akibat luapan sungai Cibiyuk. Keempat desa itu yakni Jatibarang Kidul, Jatibarang Lor, Kemiriamba, Klikiran, Tegalwulung, dan Karanglo.
"Untuk ketinggian bervariasi. Ada yang ketinggiannya satu meter ada juga yang dua meter," ujar Eko Setyawan, Kamis (5/1).
Akibat banjir tersebut, puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Hingga saat ini, para pengungsi masih dalam tahap penanganan oleh petugas.
Baca juga: Banjir Rendam Dua Desa di Besuki Situbondo belum Surut
"Kalau untuk total rumah yang terendam ratusan rumah. Bahkan, di Desa Kemiriamba, warga yang terdampak mengungsi di balai desa dan masjid atau musala setempat," terang Eko.
Eko menyebut banjir juga sempat membuat arus lalu lintas terganggu. Bahkan, sejumlah kendaraan roda dua ataupun roda empat mogok akibat menerjang banjir. "Banyak mobil yang mogok akibat menerjang banjir, " terangnya.
Keterangan yang dihimpun banjir di wilayah Kecamatan Brebes menggenangi sejumlah rumah warga di Desa Wangandalem dan Desa Padasugih. Selanjutnya wilayah Kecamatan Songgom yakni Desa Jatirokeh terjadi luapan sungai Pagerayu. Di Kecamatan Larangan, banjir menggenangi sejumlah jalan dan rumah di Desa Siandong. (OL-14)
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
Meningkatnya volume arus mudik dan masih banyak pemudik kehabisa saldo E Tol menjadi penyebab antrean yang mengular.
Antrean kendaraan yang kembali terjadi di Gerbang Tol (GT) Pejagan, Brebes ini, membuat volume kendaraan padat.
Pemudik diangkut menggunakan bus, sedangkan kendaraan sepeda motor mereka diangkut menggunakan truk.
Penanaman bibit jagung serentak ini, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved