Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
EX Siklon Ellie yang tumbuh di daratan Australia bagian barat, menimbulkan angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prakirawan Satsiun Meteorologi El Tari Kupang, Maria Seran mengatakan, kecepatan angin berkisar antara 25-45 kilometer per jam dan kecepatan angin maksimum mencapai 65 kilometer per jam, serta tinggi gelombang di laut yang dapat mencapai 2.5-6.0 meter. Kondisi ini diperkirakan berlangsung sampai 7 Januari 2023.
"Cuaca di wilayah NTT beberapa hari terakhir terasa cukup ekstrem dengan adanya hujan yang disertai dengan peningkatan kecepatan angin," kata Maria Seran kepada Media Indonesia, Selasa (3/1).
Ex- Siklon Tropis Ellie terpantau berada di daratan Australia bagian Barat, tepatnya di sekitar 17.8°LS 127.1°BT. Sistem tekanan rendah ini cenderung persisten di sekitar area tersebut dan bergerak perlahan ke arah Barat-Barat Daya.
Dampak tidak langsung Ex-Siklon Tropis Ellie terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT adalah hujan intensitas ringan hingga sangat lebat yang disertai angin kencang. Hujan yang terjadi berupa hujan sporadis, yaitu hujan yang terjadi dalam durasi singkat kurang dari satu jam, namun memiliki intensitas yang tinggi.
Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang,rusaknya atap bangunan atau fasilitas umum lainnya,dan sambaran kilat atau petir.
Masyarakat umum, Nelayan dan Pelaku Kegiatan Wisata Bahari agar mewaspadai potensi tinggi gelombang laut dan selalu memperhatikan dan mengupdate Informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca atau iklim ekstrem," ujarnya.
Maria mengingatkan, meskupun kecepatan angin akan berkurang mulai 7 Januari, namun masyarakat tetap harus mewaspadai dampak dari potensi cuaca ekstrem lainnya karena sesuai rilis prakiraan musim hujan dari Stasiun Klimatologi NTT, Januari 2023 merupakan puncak musim hujan di NTT.
Sementara itu, aktivitas pelayaran masih lumpuh menyusul angin kencang dan gelombang tinggi di laut. Di Pelabuhan Tenau sampai Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry tidak terlibat armada pelayaran
Sebaliknya, seluruh armada dipindahkan ke perairan Pulau Semau yang berada di bagian barat Kupang untuk mengantisipasi badan kapal terbentur dermaga. (OL-13)
Baca Juga: 39 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem, Pemkab Flotim Tetapkan Status Tanggap Darurat
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
Enam pemain dan satu anggota staf pendukung kemudian menerima tawaran suaka di Australia.
Tekanan psikologis dan kerinduan keluarga membayangi keputusan tiga anggota delegasi sepak bola putri Iran untuk kembali ke tanah air setelah sempat mengajukan visa kemanusiaan di Australia.
Australia resmi memberikan visa kemanusiaan bagi lima pemain Timnas Putri Iran yang menolak menyanyikan lagu kebangsaan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ungkap Australia telah sepakat memberikan suaka kepada sejumlah anggota tim nasional sepak bola putri Iran.
PM Anthony Albanese kerahkan aset militer ke Timur Tengah demi evakuasi warga Australia yang terjebak disrupsi perjalanan akibat konflik bersenjata.
Uji laboratorium menunjukkan bahwa dalam jumlah sangat kecil sekalipun, Latrunculin A mampu membunuh brine shrimp (udang air asin).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved